Raja Juli soal Karhutla: Asap Tak Punya KTP

Sedang Trending 52 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni buka bunyi soal asap kebakaran rimba dan lahan (karhutla) nan mulai sampai negara tetangga.

Raja Juli menyebut bahwa asap tidak mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) sehingga bisa menyebar ke wilayah lain. Tak hanya itu, dia juga menyatakan bahwa karhutla tidak hanya terjadi di wilayah Indonesia.

"Dan boleh dilihat ya, mungkin di sini (SiPongi) tidak terbaca. Kebakaran itu tidak terjadi di kita saja. Di Serawak itu juga terjadi kebakaran hutan, hanya arah angin kebetulan, arah anginnya kebetulan memang naik ke atas," kata Raja Juli kepada wartawan, Selasa (1/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau seandainya arah anginnya dari sini (ke bawah), ini menurut teman-teman dari LH juga, ini kebakaran nan terjadi di sana juga bakal masuk ke Indonesia. Karena memang asap nggak ada KTP-nya kira-kira gitu," sambungnya.

Raja Juli menyebut konsentrasi utama pemerintah saat ini adalah memastikan keselamatan penduduk Indonesia dari akibat karhutla nan terjadi di sejumlah wilayah.

"Pak Presiden mengatakan kepada kita, konsentrasi utama pemerintah Indonesia di dalam penanganan karhutla adalah untuk keselamatan rakyat Indonesia," ujarnya.

Kata dia, upaya pengendalian terus dilakukan agar bisa mencegah terjadinya kabut asap lintas pemisah alias transboundary haze. Namun, dia juga mengatakan bahwa titik api tidak hanya berasal dari wilayah kedaulatan Indonesia.

"Bahwa kemudian kita bisa jaga alias kontrol karhutla kita, asap kita, kemudian tidak terjadi, apa namanya, transboundary haze, alhamdulillah. Dan tentu kita sebagai masyarakat nan mempunyai hubungan baik dengan negara tetangga kita bakal berjuang bersama," ucapnya.

Lebih lanjut, Raja Juli mengatakan jejeran TNI, Polri, dan Manggala Agni bakal terus berjuang maksimal dalam menangani karhutla.

"Jadi tetap saja kita bakal berjuang semaksimal mungkin ya kita tidak bakal memberikan akibat negatif alias mudarat kepada tetangga kita, tapi perintah Presiden apa nan kita kerjakan hari ke hari TNI, Polri, Manggala Agni ini adalah untuk melindungi masyarakat kita keselamatan masyarakat Indonesia," tutur dia.

(dis/ugo)

placeholder

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional