Ulah Maling di Serang Sembelih Puluhan Kambing di Pematang Sawah

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Jakarta -

Aksi pencurian puluhan kambing terjadi di Kabupaten Serang, Banten. Kambing-kambing itu diduga disembelih sebelum diangkut dan dibawa kabur.

Aksi pencurian itu terjadi pada Senin (10/8/2026) awal hari. Total ada 46 ekor kambing milik penduduk berjulukan Surga nan menjadi sasaran pencurian.

Adik korban, Rohedah, mendapat info kambing milik kakaknya tergeletak di sawah. Kemudian Rohedah berbareng Surga dan penduduk lain langsung mendatangi lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat di lokasi, ada 36 dari 46 kambing milik Surga sudah disembelih. Kambing-kambing tersebut telah dijejerkan dan siap diangkut.

Dari video nan diterima, terlihat kambing-kambing tergeletak di pematang sawah. Kambing-kambing tersebut sudah disembelih dan kotor lantaran lumpur.

Warga pun membawa karung untuk memasukkan kambing-kambing tersebut. Kambing nan tersisa kemudian dibawa kembali ke kandang untuk dimakamkan.

"Kambing nan belum terbawa itu dipotong-potong di lokasi, tetapi tidak habis. Bahkan anak kambing nan tetap mini juga ikut dipotong dan dibariskan di letak sawah," ujarnya, Selasa (11/8/2026).

Ia menyebut jarak antara kandang kambing dan letak penemuan di sawah sekitar satu kilometer. Kandang kambing nan dikelilingi sawah kering memudahkan pelaku untuk melintas.

Duga Sudah Direncanakan

Selain itu, jarak dari jalan raya ke letak sawah terbilang cukup jauh. Ia menduga pencurian itu sudah direncanakan dan menggunakan mobil pengangkut.

"Jarak dari letak sawah ke jalan raya itu lumayan jauh dan kudu memutar. Kemungkinan mereka pakai mobil untuk mengangkut," katanya.

"Karena sekitar jam separuh tiga alias jam tiga pagi sudah ada penduduk nan bangun, kemungkinan pelaku keburu ketahuan alias takut terlihat warga, jadi tidak sempat mengangkut semuanya," lanjutnya.

Sementara itu, Iman, penduduk nan rumahnya berada di dekat kandang kambing, mengaku tidak mendengar bunyi gaduh alias mencurigakan. Padahal, biasanya dia terbangun jika ada orang nan mendekat ke kandang.

"Kayak kesirep saja. Tidak ada bunyi apa-apa. Pas pagi-pagi bangun, rupanya sudah ramai-ramai," ucapnya.

Satreskrim Polres Serang mengonfirmasi telah menerima laporan kejadian tersebut dan saat ini tengah melakukan penyelidikan.

"Sudah ada laporan dan sedang dilakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya," kata Kasat Reskrim Polres Serang, AKP Andi Kurniady ES, saat dihubungi terpisah.

(amw/amw)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News