Uji Kelayakan Calon Walkot Jaksel, Kadishub Ditanya Birokrasi hingga Fasum

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Jakarta -

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menjalani uji kepantasan dan kepatutan (fit and proper test) sebagai calon Wali Kota Jakarta Selatan (Jaksel). Syafrin diuji oleh ketua DPRD DKI Jakarta.

DPRD DKI Jakarta menggelar rapat ketua campuran (rapimgab) nan dipimpin oleh Ketua DPRD Khoirudin dan didampingi Wakil Ketua Ima Mahdiah dan Basri Baco. Hadir pula Ketua Komisi A Inggard Joshua.

Dalam rapat itu, Khoirudin meminta Syafrin menyiapkan strategi unik menghadapi halangan birokrasi. Terutama mengenai masalah ego sektoral di tingkat suku dinas (sudin) di Jakarta Selatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bagaimana langkah Pak Syafrin menangani paradoks tadi di tengah realita ego sektoral masing-masing sudin?" tanya Khoirudin dalam keterangan, Selasa (14/4/2026).

"Biasanya sudin itu loyalnya ke kepala dinas. Sementara Pak Syafrin adalah ketua wilayah. Apakah bisa kerja sigap dengan situasi birokrasi seperti itu?" lanjut Khoirudin.

Pengendalian aparatur sipil negara (ASN) di wilayah Jakarta Selatan juga menjadi satu di antara sorotan Khoirudin. Apalagi, wilayah Jakarta Selatan mencakup 10 kecamatan dan 67 kelurahan. Butuh ketegasan memimpin ribuan ASN.

"Saya mau Pak Syafrin punya keahlian pengendalian nan baik agar semua bekerja maksimal," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Ima Mahdiah menyoroti perbedaan kecepatan penanganan masalah antara Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Sebab, penyelesaian masalah akomodasi sosial dan akomodasi umum (fasos-fasum) di wilayah Jakarta Selatan kerap tak terselesaikan.

"Di Jakarta Barat enam bulan selesai. Di Jakarta Selatan bisa dua tahun belum beres. Padahal, usulan penyerahan fasos-fasum itu sangat krusial bagi warga," kata Ima.

Ima berambisi kehadiran Syafrin nantinya dapat memutus rantai birokrasi nan lamban. Dengan begitu, setiap persoalan nan muncul di masyarakat segera terselesaikan, tanpa tertunda.

"Harapan saya, Pak Syafrin bisa mengeksekusi segala sesuatunya lebih sigap dan tiap masalah itu tidak 'diamangin' (didiamkan), jadi selesai," kata Ima.

Menanggapi perihal itu, Syafrin menyatakan siap menyelesaikan sejumlah persoalan di Jakarta Selatan. Penyelesaian masalah melalui koordinasi dan kerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan di masing-masing wilayah.

Pemetaan dan identifikasi permasalahan, lanjut Syafrin, perlu support penuh dari struktur di bawahnya. Meliputi kecamatan dan kelurahan.

"Harus ada koordinasi dan kerjasama dalam pemecahannya," kata Syafrin.

(bel/rfs)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News