Seorang turis asal Prancis berjulukan Garciaz Sébastien Georges Bernard (35) ditemukan tewas setelah jatuh ke lembah sedalam sekitar 30 meter di Banjar Kutuh Kaja, Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, mengatakan korban sempat mengonsumsi minuman beralkohol berbareng teman-temannya sebelum ditemukan tewas.
Dalam kasus ini, pihak kepolisian tetap menyelidiki penyebab korban jatuh ke lembah tersebut.
"Sebelum kejadian, diketahui korban sempat mengonsumsi minuman beralkohol di sekitar lokasi, bukan di area vila tempat evakuasi," katanya, Rabu (29/4).
Penemuan jenazah ini berasal dari upaya pencarian nan dilakukan oleh teman-temannya. Korban tidak dapat dihubungi sejak Minggu (26/4) malam. Menurut keterangan, korban pamit menuju bar seorang diri sekitar pukul 23.00 WITA.
"Rekan korban menduga nan berkepentingan pergi menggunakan transportasi online, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan. Namun keesokan harinya, korban tidak kunjung memberikan kabar," kata Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda I Gusti Ngurah Suardita.
Teman-teman korban sempat melakukan pencarian secara mandiri, termasuk menggunakan drone, namun tidak membuahkan hasil. Pada Selasa (28/4), dua tenaga kerja vila menemukan korban di dasar jurang.
"Hasil pemeriksaan awal oleh tim medis menunjukkan adanya tanda-tanda pembusukan lanjut, termasuk kulit nan mengelupas dan kondisi tubuh nan membengkak. Diperkirakan korban telah meninggal bumi sekitar 72 hingga 96 jam sebelum ditemukan," ujarnya.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUP Prof. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar.
"Dugaan sementara korban terjatuh ke lembah dengan kedalaman kurang lebih 30 meter di belakang vila. Namun, penyebab pasti kematian tetap menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·