
Kapal tanker melintas di Selat Hormuz.
JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak Inggris dan negara-negara lain untuk mengirim kapal perang ke Selat Hormuz guna membantu Washington mengamankan jalur pelayaran utama keluar dari Timur Tengah, nan sekarang dikendalikan Iran. Teheran menutup Selat Hormuz dan menyerang kapal-kapal nan mencoba melintas setelah AS dan Israel melancarkan serangan dan memulai perang.
Trump mengatakan dia berambisi China, Prancis, Jepang, dan Korea Selatan juga bakal mengirim kapal ke selat tersebut, di mana sejumlah kapal tanker dilaporkan telah diserang sejak AS dan Israel melancarkan perang melawan Iran dua minggu lalu.
Teheran menegaskan bakal terus memblokir selat tersebut—jalur pelayaran minyak tersibuk di bumi nan biasanya dilalui sekitar 20% pasokan minyak global. Penutupan efektif selat itu, serta serangan terhadap prasarana pelayaran dan daya sejak perang dimulai, telah menyebabkan lonjakan nilai minyak dunia.
Pada Sabtu (14/3/2026), Trump menulis di platform Truth Social miliknya bahwa “banyak negara” bakal mengirimkan kapal perang berbareng dengan AS untuk membantu menjaga selat tersebut “tetap terbuka dan aman.”
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·