Awaludin
, Jurnalis-Sabtu, 02 Mei 2026 |11:00 WIB

Presiden AS Donald Trump (foto: AP News)
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan pernyataan kontroversial dengan menyebut AS bisa “mengambil alih” Kuba “hampir seketika”. Pernyataan itu muncul di tengah langkah pemerintahannya memperluas hukuman terhadap negara tersebut.
Dalam sebuah acara, Trump mengisyaratkan kemungkinan pengerahan kekuatan militer, termasuk angkatan laut, sebagai bagian dari tekanan terhadap Havana.
“Kuba, nan bakal kita kuasai nyaris segera,” ujar Trump, seperti dikutip dari indianexpress, Minggu (2/5/2026).
Trump apalagi menggambarkan skenario simbolis di mana kapal induk AS mendekat ke pantai Kuba. “Mereka bakal berkata, ‘terima kasih banyak. Kami menyerah.’”
Pernyataan itu disampaikan seiring pemerintah AS mengeluarkan kebijakan baru nan memperketat hukuman terhadap Kuba. Berdasarkan laporan Reuters, Trump telah menandatangani perintah pelaksana nan menargetkan perseorangan dan entitas nan mengenai dengan abdi negara keamanan Kuba, serta sektor strategis seperti energi, pertambangan, jasa keuangan, dan pertahanan.
Kebijakan ini juga membuka kemungkinan penerapan hukuman sekunder terhadap pihak asing nan berbisnis dengan entitas nan masuk daftar hitam.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·