Trotoar di Jalan Raya Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, tepatnya di sekitar Kali Cabang, amblas. Akibatnya, akses untuk pejalan kaki terputus.
Pantauan di lokasi, Jumat (31/7), trotoar nan rusak panjangnya sekitar 100 meter. Trotoar itu tampak ambles ke arah sungai. Kini, bagian nan ambles hanya ditutup terpal biru dengan ditambah sanggahan bambu.
Kondisi tersebut memaksa pejalan kaki melangkah di badan Jalan Raya Sawangan alias memilih menyeberang.
kumparan telah berupaya menghubungi Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, untuk dimintai tanggapan. Namun, dia belum merespons.
Warga Sebut Ambles Sejak 3 Bulan Lalu
Warga sekitar, Rival, mengatakan amblasnya trotoar itu sudah berjalan sekitar 3 bulan.
"Kira-kira 3 bulan nan lampau lah paling," kata Rival.
Ia menduga penyebabnya lantaran hujan deras di malam hari.
"Nggak tahu, dulu kan hujan pas tuh malem. Paginya ambles tuh," ujarnya.
Hingga sekarang belum ada perbaikan permanen. Warga menyebut nan dilakukan hanya pemasangan terpal dan penyangga darurat.
"Kemarin sih diterpal tuh sama nan kerja. Eh dibuka lagi terpalnya tuh. Dibuka lagi terpalnya tuh sampe di jalannya," ujar Rival.
Ia juga menyebut pernah ada pekerja datang sekitar sebulan lalu.
"Penanganan sih kayaknya hanya diukur-ukur doang. Sebulan nan lalu. Itu doang sampe sekarang juga," ujarnya.
Senada, penduduk lain, Bejo, menyebut kerusakan disebabkan pondasi bawah nan tergerus air.
"Rusaknya ya lantaran di bawah itu ke gerus air, jadinya kan pasifnya keangkat, jadi nyaris ke sana, tanahnya," kata Bejo.
"Semenjak rusak itu belum ada perbaikan? Belum ada, adanya cuman ini dipakai kayak kayu-kayu gitu, dipatokin pakai kayu-kayu itu. Waktu itu kayaknya udah sebulanan setengah," tutur dia.
Rival dan Bejo berambisi pemerintah segera memperbaiki trotoar demi keselamatan pejalan kaki.
"Yang paling krusial mah pejalan lah. Jadi pejalan kayak gini," kata Rival.
"Harapannya ya biar dapat diperbaiki, biar perjalanan ke wilayah itu bisa lancar, nggak ada masalah," tambah Bejo.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·