Tren Mindful Consumption: Kesadaran untuk Lebih Bijak Mengonsumsi Sesuatu

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Studi menemukan bahwa mindful consumption dapat menjadi bentuk menyayangi diri sendiri lantaran berkorelasi terhadap rasa cukup. Foto: Shutterstock

Tidak hanya diimplementasikan saat yoga, konsep mindfulness kini mulai diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu nan sedang tren adalah mindful consumption.

Praktik ini sebenarnya merujuk pada kesadaran penuh saat mengkonsumsi sesuatu. Harapannya, mindful consumption dapat meminimalisir pemborosan dan akibat negatif bagi tubuh, kesehatan, maupun lingkungan.

Penelitian apalagi menunjukkan, mindful consumption dapat menjadi bentuk menyayangi diri sendiri lantaran berkorelasi terhadap rasa cukup. Hal ini menyadarkan seseorang untuk lebih menghargai apa nan dimiliki, membikin keputusan konsumsi lebih bijak, serta mengurangi stress akibat kemauan nan tak terkendali.

The Conversation pun membikin studi kasus atas pernyataan itu. Misalnya, saat seorang di tanggal gajian dihadapkan kepada beragam potongan nilai dan promosi produk teknologi di e-commerce. Mempraktikkan mindful consumption bisa dimulai dengan menantang diri dengan pertanyaan sederhana: “Apakah saya memerlukan gawai ini? Apabila saya bayar ini dengan opsi cicilan, apakah saya bisa bayar bunganya? Apakah ada pengganti lain, selain dari membeli perangkat ini?”

Dengan kesadaran penuh, pertanyaan-pertanyaan tadi dapat menjadi pertimbangan dalam membeli sesuatu dan memandang konsekuensinya di masa depan.

Mindful Consumption dan Tren Less Sugar

Perilaku mindful consumption tak sebatas untuk berbelanja saja, tapi juga bijak dalam mengonsumsi asupan harian. Tak jarang, kita sering tergiur dengan promo makanan dan minuman tanpa betul-betul mempertimbangkan kandungan gizinya. Jika terus dibiarkan, kebiasaan ini membikin pola konsumsi nan dapat mengganggu kesehatan.

Sebenarnya, sudah banyak masyarakat nan sadar bakal perihal ini dan memilih untuk lebih bijak dalam mengonsumsi sesuatu. Gula, contohnya.

Ya, dalam membeli produk minuman, kita sekarang bisa dengan mudah meminta pengurangan gula alias memilih jenis rendah gula. Di sisi lain, pemerintah juga telah menerapkan patokan agar perusahaan dapat mengurangi kandungan gula dalam produk-produk mereka.

Tren less sugar pun kian terkenal seiring dengan adanya kemudahan ini, menunjukkan semakin banyak konsumen nan mulai memperhatikan kandungan gula dalam produk nan mereka konsumsi.

instagram embed

Tak heran, hasil survei Home Tester Indonesia kepada 800 anggotanya di bulan Mei 2026, sebanyak 9 dari 10 orang memilih Teh Pucuk Harum Less Sugar sebagai minuman bungkusan nan paling lezat dibandingkan produk less sugar nan pernah dikonsumsi sebelumnya.

Dibuat dari 100 persen pucuk daun teh pilihan, rasanya tetap lezat dan tidak ada rasa tawar alias pahit meski gulanya lebih rendah.

Teh Pucuk Harum Less Sugar sudah tersedia di toko kelontong, minimarket, dan supermarket terdekat. Yuk, coba sekarang!

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan