Taufik Fajar
, Jurnalis-Senin, 02 Februari 2026 |18:10 WIB

IHSG (Foto: Okezone)
JAKARTA - IHSG pada Senin ini (2/2/2026) dibuka melemah, tetapi saham-saham dengan esensial bagus malah menguat alias diakumulasi.
Praktisi Pasar Modal, Hans Kwee mengatakan, pelemahan saham terkonsentrasi pada saham-saham nan terpengaruh kebijakan MSCI dan upaya OJK melakukan Percepatan Reformasi Integritas.
"Nampaknya pelaku pasar ritel sedang melakukan Market Detox dan melakukan penjualan mengantisipasi akibat pada saham-saham nan terimbas kebijakan MSCI dan perbaikan sigap nan bakal OJK dan SRO lakukan," katanya dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (2/2/2026).
Sebaiknya, lanjut Dia, pelaku pasar ritel jangan panik, dan melakukan akumulasi pada saham-saham nan berfundamental bagus.
1. Reformasi Pasar Modal
Sebelumnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berbareng Pemerintah dan stakeholder mengenai menegaskan komitmennya untuk mempercepat reformasi pasar modal secara menyeluruh.
Ada delapan rencana tindakan nan bakal dilakukan untuk menjadikan pasar modal Indonesia semakin andal dan investable, sehingga dapat memberikan support optimal bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Delapan rencana tindakan ini dikelompokkan ke dalam empat klaster. Klaster pertama adalah kebijakan baru free float, klaster kedua adalah transparansi. Sementara klaster ketiga adalah tata kelola dan enforcement, serta klaster keempat adalah sinergitas.
8 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·