Bridestory Fair 2026(MI/HO)
MERENCANAKAN pernikahan sekarang tIDak lagi kudu menjadi proses nan melelahkan dan menyita waktu. Seiring dengan perubahan style hidup generasi muda nan mengutamakan efisiensi, industri pernikahan beralih bentuk menuju jasa nan lebih praktis dan terintegrasi. Fenomena ini tercermin jelas dalam perhelatan BCA Presents Bridestory Fair 2026.
Digelar di Hall A-B Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan pada 12-14 Juni 2026, pameran ini mengusung konsep one-stop wedding shopping destination. Alih-alih mendatangi vendor satu per satu secara terpisah, pasangan calon pengantin sekarang dapat memenuhi seluruh kebutuhan hari senang mereka dalam satu letak nan nyaman.
Informasi Utama Bridestory Fair 2026
| Tanggal | 12 - 14 Juni 2026 |
| Lokasi | Hall A-B, Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan |
| Jumlah Vendor | Lebih dari 350 Booth |
| Kategori Layanan | 15+ Kategori (Venue, Dekorasi, Fotografi, Bridal, dll) |
| Tema Visual | Petal Dreamscape |
Solusi Terintegrasi dan Personalisasi
CEO Bridestory, Ayunda Wardhani, menjelaskan bahwa kebutuhan pasangan masa sekarang telah bergeser. Mereka tidak hanya mencari vendor terbaik, tetapi juga menginginkan pengalaman perencanaan nan mulus.
"Kami mau membantu calon pengantin menemukan inspirasi dan terhubung dengan vendor secara lebih nyaman dan menyenangkan," ungkap Ayunda.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Bridestory menawarkan beragam jasa pendukung nan mencakup segala aspek perencanaan:
- Hilda by Bridestory: Layanan wedding planner dan organizer ahli untuk pendampingan menyeluruh.
- Cerita Bahagia: Solusi perencanaan pernikahan dengan nilai nan lebih terjangkau bagi pasangan muda.
- SayYes RSVP: Platform digital untuk pengelolaan undangan, wedding website, hingga sistem QR check-in tamu.
Sentuhan Estetika "Petal Dreamscape"
Selain kemudahan teknis, aspek visual tetap menjadi prioritas. Tahun ini, tema Petal Dreamscape menjadi primadona. Tema ini menawarkan interpretasi romantis dari taman kembang imajinatif dengan perpaduan warna lembut dan komponen floral artistik nan modern.
Konsep ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi pasangan nan mau menonjolkan karakter dan identitas individual dalam pernikahan mereka.
Perubahan perilaku konsumen ini juga dirasakan oleh para pelaku industri. Yu Cien, perwakilan dari Lotus Design, mencatat bahwa visitor pameran saat ini jauh lebih teredukasi. Mereka datang dengan gambaran konsep nan jelas dan aktif mencari referensi spesifik untuk menyempurnakan visi pernikahan mereka.
Dengan support teknologi digital dan jasa nan semakin terintegrasi, proses mewujudkan pernikahan angan sekarang bukan lagi beban, melainkan sebuah perjalanan imajinatif nan efisien bagi pasangan modern di Indonesia. (Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·