Kondisi psikologis Nur Rohmah, mantan ART Erin, saat ini sedang tidak stabil. Usai keluar dari rumah Erin, Nur Rohmah mengaku mengalami trauma hingga ketakutan luar biasa jika kudu berjumpa kembali dengan Erin.
Kuasa norma Nur Rohmah, Basuki, menyebut kliennya was-was apalagi hanya dengan memandang orang nan mempunyai kemiripan bentuk dengan Erin.
"Beliau sampaikan tetap ada rasa was-was, khawatir, dan takut untuk berjumpa dengan Ibu E. Bahkan orang nan mirip pun, beliau ada kekhawatiran di perasaannya," kata Basuki saat mendampingi Nur Rohmah di Polres Metro Jakarta Selatan.
Menurut Basuki, Nur Rohmah tetap merasa takut lantaran ancaman nan sering dilontarkan sang majikan membuatnya tertekan selama bekerja.
"Takut itu marahnya, terus ancaman itu nan bikin saya takut. Ancaman mau dilaporkan ke polisi, terus saya dibilang buronan," tutur Nur Rohmah.
Ketakutan itu juga nan memicu Nur Rohmah melakukan tindakan nekat demi bisa keluar dari rumah Erin. Ia diketahui sempat melarikan diri dengan langkah melompati pagar rumah setinggi dua meter.
Sebelumnya, dia pernah mencoba kabur dengan membawa peralatan menggunakan jasa ojol, tetapi tertangkap oleh pihak keamanan rumah.
Basuki menyayangkan situasi nan memaksa seorang wanita nekat melompat pagar tinggi.
"Kebayang enggak sih jika saya saja nan laki-laki jika kudu loncat pagar nan setinggi 2 meter itu berpikir sekian kali. Ini seorang perempuan, berfaedah memang ada sesuatu nan berat ditanggung saat itu sehingga memaksa keluar," tutur Basuki.
Mantan ART Erin Alami Intimidasi
Selain intimidasi verbal, Nur Rohmah juga mengaku ad intimidasi nan membawa-bawa nama pejabat tinggi. Sang majikan disebut sering memamerkan koneksinya untuk menekan para ART.
"Teh Siti sama Teh Nur itu diintimidasi. 'Kamu jangan ikut-ikutan seperti Hera, orang-orang saya, banyak personil DPR, banyak polisi-polisi'," ucap Basuki.
Pihak kuasa norma berkomitmen terus mendampingi pemulihan kondisi psikologis Nur Rohmah secara berkala.
"Nanti kami berkala bakal datangi (psikolog) dengan angan sampai kembali normal kembali psikisnya seperti sebelumnya," ungkap Basuki.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·