Transformasi Digital PERURI, dari Mencetak Rupiah hingga Mengamankan Data Masyarakat

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Kehadiran PERURI selama puluhan tahun lekat dengan keseharian masyarakat Indonesia. Mulai dari duit Rupiah nan digunakan untuk bertransaksi, paspor nan dibawa saat bepergian, hingga sertifikat tanah nan disimpan, semuanya menjadi bentuk nyata peran PERURI.

Sebagai satu-satunya entitas negara nan mempunyai kewenangan mencetak duit dan arsip vital, PERURI mengemban tanggung jawab untuk menjaga kedaulatan identitas serta keamanan negara. Tanggung jawab tersebut telah menjadi bagian dari DNA perusahaan sejak awal berdiri.

Kini, perubahan kebiasaan masyarakat menghadirkan tantangan baru. Dompet perlahan beranjak ke layar ponsel pintar, sementara arsip nan sebelumnya berbentuk bentuk mulai tersimpan di ruang cloud. Di tengah pergeseran tersebut, PERURI terus memperkuat relevansinya.

Bagi PERURI, transformasi digital merupakan keharusan strategis. Menunda penemuan berfaedah membuka akibat bagi keamanan nasional. Karena itu, perusahaan bergerak dengan visi nan jelas, ialah menjaga warisan masa lalu, memperkuat kepercayaan pada masa kini, serta memimpin transformasi digital pada masa depan.

Memperkuat Percetakan Sekuriti dan Menghadirkan Layanan Digital

PERURI tidak menghapus pencapaian masa lalunya. Bisnis inti di bagian percetakan sekuriti (security printing) terus diperkuat. Namun, di saat nan sama, PERURI membangun kapabilitas prasarana modern untuk mengamankan kedaulatan di ruang digital.

Transformasi ini bukan sekadar jargon, melainkan telah datang dalam keseharian masyarakat dan bumi usaha. Saat ini masyarakat tidak lagi perlu berkeliling mencari meterai tempel di malam hari. Kehadiran e-Meterai telah menjadi solusi praktis, sah, dan tepercaya untuk pembubuhan bea meterai dalam sebuah arsip secara instan dari mana saja.

Penandatanganan perjanjian kerja sama antar-perusahaan nan berbeda kota tak lagi memerlukan waktu berhari-hari untuk pengiriman dokumen. Dengan Peruri Sign, tanda tangan elektronik tersertifikasi dapat dilakukan dalam hitungan detik. Pengesahan bahwa arsip tersebut dikeluarkan oleh lembaga nan berkuasa pun dapat langsung diverifikasi melalui stempel digital Peruri Tera.

Dalam mendukung percepatan digitalisasi pemerintah, PERURI menjadi tulang punggung keamanan Digital Identity dan ekosistem jasa GovTech. Dukungan sistem digital ini memastikan bahwa saat masyarakat mengakses jasa publik, info mereka terenkripsi dan terlindungi.

The Reset Strategy dan Peran Insan PERURI dalam Menjaga Kepercayaan

Seluruh penemuan di atas tidak lahir secara impulsif. PERURI memandunya melalui kerangka terukur nan disebut The Reset Strategy. Strategi ini dimulai dari fondasi esensial: melindungi upaya inti, kemudian secara proaktif membenahi tata kelola (governance) serta memperluas prasarana digitalnya.

Di kembali kecanggihan sistem enkripsi dan teknologi mutakhir PERURI, tetap ada penggerak utama nan tak tergantikan: karakter manusianya. Keberhasilan transformasi ini dihidupkan oleh dedikasi Insan PERURI nan menjadikan ketakwaan, adab, dan kedisiplinan sebagai kompas dalam setiap tindakan.

Bagi Insan PERURI, bekerja bukan sekadar profesionalitas, melainkan panggilan patriotisme. Inovasi nan dihadirkan selalu dilandasi integritas dan loyalitas untuk memastikan bahwa dalam setiap lembar duit bentuk maupun baris kode digital, kedaulatan dan kepercayaan masyarakat Indonesia tetap berada di tangan nan aman.

PERURI: Mengawal Kedaulatan, Mengamankan Kepercayaan.

Baca buletin terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑