Jakarta, CNBC Indonesia - PT PLN (Persero) sukses memulihkan sistem kelistrikan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pascagempa bumi berkekuatan M7,7. Pada Selasa (18/8), pukul 17.40 WITA, seluruh pengguna nan sebelumnya terdampak telah kembali menikmati pasokan listrik.
Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan apresiasi kepada PLN atas respons sigap dalam memulihkan sistem kelistrikan pascagempa bumi nan terjadi di Laut Flores.
"Atas nama pemerintah dan masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur mengucapkan terima kasih kepada PLN, baik Direksi di pusat maupun juga General Manager di NTT dan khususnya wilayah Flores, beserta semua tim lapangan nan telah bekerja dengan luar biasa sejak hari pertama sampai saat ini untuk memulihkan listrik di Flores maupun juga di pulau-pulau sekitarnya agar bisa digunakan dengan baik lagi oleh masyarakat," tutur Melki dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2026).
Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan, tuntasnya pemulihan sistem kelistrikan Flores menjadi bagian dari upaya PLN untuk terus datang di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi pascabencana.
"Alhamdulillah, kita bisa menuntaskan pemulihan sistem kelistrikan di Flores. Sejak gempa terjadi, teman-teman PLN langsung bergerak, bekerja siang dan malam, mendatangi satu per satu letak nan terdampak. Tidak mudah, tetapi semangatnya satu, gimana listrik bisa kembali normal dan masyarakat bisa segera menjalankan aktivitasnya," ujar Darmawan.
Menurutnya, proses pemulihan tersebut juga tidak terlepas dari support beragam pihak nan membantu PLN menghadapi kondisi pascabencana.
"Kami tidak bekerja sendiri. Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) atas support dan koordinasinya dalam proses pemulihan ini. Apresiasi juga kami sampaikan kepada pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan masyarakat nan ikut membantu di lapangan," terang dia.
Dalam proses pemulihan tersebut, dia mengatakan,terdapat sejumlah pihak nan membantu membuka akses, memberikan info mengenai kondisi wilayah, sampai mendukung petugas ketika melakukan pemulihan. Semangat gotong royong seperti inilah nan dapat menyelesaikan situasi susah di lapangan.
Darmawan menambahkan, pulihnya sistem kelistrikan secara menyeluruh turut mendukung pemulihan aktivitas masyarakat dan sektor pariwisata di Labuan Bajo.
"Pemulihan kelistrikan di Labuan Bajo menjadi bagian dari support PLN bagi keberlanjutan aktivitas ekonomi dan pariwisata di area Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) ini. Kami mau memastikan kelistrikan terus mendukung Labuan Bajo sebagai salah satu gerbang utama pariwisata Indonesia Timur," lanjut Darmawan.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menjelaskan bahwa proses pemulihan dilakukan secara berjenjang dengan mengerahkan personel, material, dan peralatan ke sejumlah letak terdampak.
"Sejak gempa terjadi, kami langsung melakukan asesmen terhadap kondisi jaringan di seluruh wilayah terdampak. Kami menerjunkan 1.144 personel untuk melakukan pengamanan, perbaikan, dan penormalan secara bertahap," kata Eko.
Ia menjelaskan, proses pemulihan juga menghadapi sejumlah tantangan di lapangan, seperti akses menuju beberapa letak nan mengalami hambatan akibat dampak gempa.
"Petugas kudu melakukan pemeriksaan titik demi titik sebelum jaringan dapat dinormalkan kembali. Di beberapa lokasi, kondisi akses dan prasarana nan terdampak menjadi tantangan tersendiri. Personel, material, dan peralatan terus kami mobilisasi agar setiap titik dapat segera ditangani dengan sigap dan tetap mengutamakan keselamatan," jelasnya.
Eko menambahkan, setelah seluruh sistem kelistrikan Flores pulih 100 persen, PLN tetap menyiagakan personel untuk melakukan pemantauan terhadap kondisi jaringan dan mengantisipasi potensi gangguan lanjutan.
Di tengah proses pemulihan, PLN juga menyalurkan support kepada masyarakat terdampak melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Penyaluran support dilakukan melalui koordinasi dengan BPBD, pemerintah daerah, dinas sosial, hingga abdi negara keamanan agar dapat menjangkau masyarakat sesuai kebutuhan di masing-masing lokasi.
"Di situasi seperti ini, nan paling krusial adalah gimana kita bisa ikut meringankan beban masyarakat. Di samping petugas di lapangan terus memulihkan listrik, kami juga menyalurkan support berupa akomodasi penerangan darurat, paket pangan dan logistik, paket kesehatan dan medis, paket unik balita dan anak, serta paket kebersihan dan sanitasi," pungkas Eko.
(dpu/dpu)
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·