Tokoh Senior NU Tekankan Pentingnya Netralitas saat Muktamar PBNU

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Senin, 27 Juli 2026 |15:01 WIB

Tokoh Senior NU Tekankan Pentingnya Netralitas saat Muktamar PBNU

Tokoh Senior NU Tekankan Pentingnya Netralitas saat Muktamar/ist

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bakal menghadiri sekaligus membuka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama nan bakal dilaksanakan di Lapangan Untung Suropati Tambakberas, Jombang, pada Kamis, 27 Agustus 2026. Forum musyawarah tertinggi NU ini dijadwalkan berjalan lima hari.

Tokoh senior Nahdlatul Ulama (NU), Abdul Hamid Rahayaan berambisi muktamar organisasi Islam terbesar tersebut bakal melangkah lancar dan netral.

"Serahkan NU kepada orang-orang nan netral dan tidak terikat dengan partai politik untuk mengendalikan organisasi ini. Kita tidak mau NU dibawa ke politik praktis," ujar Abdul Hamid, Senin (27/7/2026).

Hamid menyodorkan dua figur nan dinilainya independen, mempunyai rekam jejak manajerial nan matang, serta diakui di level nasional maupun internasional. Hal ini untuk membawa NU keluar dari bentrok internal dan polemik politik. Yaitu Kiai Nasaruddin Umar dan Kiai Marsudi Syuhud.

“Kiai Nasaruddin Umar dikenal luas sebagai akademisi, ustadz berpandangan sejuk, serta tokoh perbincangan antar-umat berakidah nan aktif dalam forum-forum internasional. Kepemimpinannya nan moderat dan bebas dari hubungan partai politik menjadikannya sosok pengayom nan ideal bagi penduduk Nahdliyin,” ujarnya.

Sedangkan Kiai Marsudi Syuhud kata dia adalah tokoh senior NU nan saat ini menjabat sebagai salah satu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat dan mantan Ketua PBNU.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin news lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com