Ambon, CNN Indonesia --
TNI Angkatan Laut (AL) menangkap dua kapal nan mengangkut ribuan meter kubik kayu bulat di perairan utara Pulau Buru, Maluku. Kedua kapal tersebut diduga melakukan sejumlah pelanggaran, mulai dari aktivitas di area konservasi hingga ketidaklengkapan arsip pelayaran.
Penindakan dilakukan oleh Gugus Keamanan Laut alias Guskamla Komando Armada III terhadap kapal tunda TB Marina 2238 dan kapal tongkang TK Marina Power 3039.
Dari hasil pemeriksaan awal, kedua kapal tersebut diketahui mengangkut kayu bulat dengan volume mencapai 8.388,51 meter kubik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muatan kayu itu diduga berangkaian dengan aktivitas nan melanggar ketentuan pemanfaatan ruang laut dan perlindungan area konservasi.
Komandan Guskamla Koarmada III, Laksamana Pertama Elmondo Samuel Sianipar mengatakan kasus ini berasal dari info aktivitas kapal nan melakukan lego jangkar dan aktivitas bongkar muat di area konservasi sumber daya alam dan ekosistem.
Menindaklanjuti info tersebut, Guskamla Koarmada III memerintahkan KRI Posepa-870 untuk melakukan pengecekan terhadap aktivitas kapal di lokasi.
"Hasilnya, petugas menemukan TB Marina 2238 dan TK Marina Power 3039 sedang berlabuh dengan muatan kayu bulat dan bersiap meninggalkan area tersebut," kata Elmondo dalam konvensi pers di Kapal geladak KRI Bawal-875, Kamis, (22/10).
Pemeriksaan terhadap kedua kapal dilaksanakan pada 17 Oktober 2026 sekitar pukul 20.30 WIT. Petugas kemudian memeriksa arsip kapal, kondisi fisik, serta muatan nan diangkut.
Dari pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah dugaan pelanggaran nan berangkaian dengan aktivitas di area konservasi, pemanfaatan ruang laut, penggunaan peralatan maritim, hingga manajemen awak kapal.
"Berdasarkan info pemeriksaan, TB Marina 2238 mempunyai ukuran 244 gross tonnage dan tercatat dimiliki PT Pelayaran Nasional Bahtera Bestari Shipping," kata Elmondo.
Sementara itu, TK Marina Power 3039 mempunyai ukuran 3.442 gross tonnage dan tercatat dimiliki PT Bahtera Marina Batam.
Berdasarkan manifes kapal berawak total sekitar 12 anak buah kapal dan dinakhoda berinisial MF. Kapal itu bertolak dari pelabuhan PT GHl di Wampanoag tujuan Belawan. Kapal bermuatan kayu bulat dengan volume mencapai 8.388,51 meter kubik.
(sai/fra)
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·