Feby Novalius
, Jurnalis-Sabtu, 24 Oktober 2026 |14:06 WIB

QRIS (Foto: Okezone)
JAKARTA - Pembayaran menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) menjadi fitur dompet digital nan paling banyak digunakan responden di Indonesia. Riset mencatat 85,3 persen masyarakat menggunakan dompet digital untuk bertransaksi melalui QRIS.
Kemudahan dan kecepatan transaksi menjadi pertimbangan utama dalam memilih jasa dompet digital untuk pembayaran QRIS, dengan persentase 80,8 persen. Faktor lainnya adalah luasnya jaringan merchant alias tempat upaya nan menerima pembayaran QRIS, sebesar 54,4 persen, serta promosi dan cashback, sebesar 51,3 persen. Demikian hasil riset Riset MarkPlus berjudul E-Wallet Research 2026: Usage Behavior & QRIS Landscape.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa kepraktisan transaksi tetap menjadi pertimbangan krusial bagi konsumen dalam menggunakan pembayaran digital. Selain QRIS, dompet digital juga digunakan untuk transfer duit ke rekening bank alias sesama dompet digital oleh 77,3 persen responden, shopping daring oleh 70,8 persen, serta pembelian produk digital oleh 69 persen.
Chief Marketing Officer MarkPlus Corp (MCorp), Yosanova Savitry, mengatakan kebutuhan pengguna dompet digital terus berkembang seiring dengan semakin luasnya penggunaan pembayaran digital.
“Konsumen juga semakin memerlukan elastisitas dalam bertransaksi. Penyedia jasa perlu menjawab kebutuhan pembayaran nan semakin beragam dengan memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen, tanpa mengurangi kemudahan dan kepraktisan transaksi,” ujar Yosanova, Sabtu (24/10/2026).
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·