TMAS Tebar Dividen Rp228 Miliar, 40 Persen dari Labaamp;nbsp;

Sedang Trending 1 jam yang lalu

TMAS Tebar Dividen Rp228 Miliar, 40 Persen dari Laba 

TMAS Tebar Dividen Rp228 Miliar, 40?ri Laba (Foto: Dokumentasi)

JAKARTA - PT Temas Tbk (TMAS) mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp228 miliar.  Jumlah ini setara dengan Rp4 per lembar saham alias sekitar 40% dari untung bersih tahun kitab 2025. Keputusan pembagian dividen telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada hari ini.

Direktur Utama Temas Ricky Effendi mengatakan, perseroan mempunyai kebijakan di mana dividen kas bakal dibagikan kepada seluruh pemegang saham sekurang-kurangnya sekali dalam setahun. Sesuai kebijakan, rasio pembayaran dividen terhadap untung bersih tahun melangkah adalah 30% andaikan untung bersih melampaui Rp30 miliar. 

“Untuk tahun kitab 2025, besaran dividen telah mendapat persetujuan RUPST,” kata Ricky usai RUPST di Jakarta, Selasa (2/6/2026). 

Pada 2025, TMAS mencatat pendapatan jasa Rp4,34 triliun, naik tipis 0,1% alias sekitar Rp4 miliar dibandingkan tahun 2024. Kenaikan ini terutama didorong oleh pertumbuhan segmen pendapatan domestik nan naik menjadi Rp4,13 triliun alias tumbuh 2,5% dari Rp4,03 triliun pada tahun 2024. 

Dari sisi profitabilitas, untung bersih tahun 2025 tercatat sebesar Rp553 miliar, turun 23,3% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp722 miliar. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh adanya untung pelepasan aset tetap nan signifikan pada tahun 2024 nan tidak berulang di 2025, serta tekanan volatilitas nilai bahan bakar bunker nan menekan marjin kotor menjadi Rp797 miliar dari Rp900 miliar di tahun sebelumnya. 

Aset perusahaan tercatat tumbuh dengan sangat baik. Total aset meningkat 19,9% menjadi Rp5,29 triliun dari Rp4,41 triliun pada tahun 2024, mencerminkan solidnya posisi finansial Perseroan dan besarnya potensi pertumbuhan ke depan. 

Sementara itu, Ricky mengungkapkan, menghadapi tahun 2026, pihaknya optimistis dalam meneruskan pilar strategi nan telah dicanangkan, beragam langkah strategis seperti penambahan/peremajaan armada baru dan pengembangan kapal ramah lingkungan terus dilanjutkan.  

Untuk tahun 2025, TMAS telah menambah netto tujuh armada kapal baru nan mendorong peningkatan kapabilitas pikulan sebesar 17%. Total armada sekarang mencapai 57 unit kapal dengan kapabilitas angkut 28.542 TEUs dan berat meninggal 464.701 DWT. Selain itu, rata-rata usia armada juga semakin membaik, dari 15 tahun pada 2023 menjadi 14 tahun pada 2024 dan turun menjadi 13 tahun pada 2025.

“TMAS terus memperkuat ekspansi upaya di tengah pertumbuhan industri pikulan kontainer nasional. Untuk mendukung pengembangan kapabilitas operasional, TMAS menyiapkan anggaran shopping modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp2,5 triliun pada tahun 2026,” ujar Direktur Business Development Temas Ganny Zheng.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com