Jakarta -
Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani melaksanakan monitoring ke mitra penggilingan UD Gunslep. Lokasinya, di Desa Turi Tempel, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kualitas beras hasil pengolahan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), seiring dengan capaian serapan gabah dan beras Perum BULOG nan hingga saat ini telah mencapai sekitar 3,5 juta ton, dengan total stok beras nasional nan dikelola BULOG mencapai sekitar 5,4 juta ton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam monitoring tersebut, Rizal meninjau secara langsung proses penggilingan, kualitas gabah nan digunakan, hingga hasil akhir beras nan diproduksi. Dari hasil pemantauan di lapangan, kualitas beras dinilai sangat baik. Hal tersebut didukung oleh kondisi gabah hasil panen nan berbobot dan dipanen pada tingkat kematangan nan optimal sehingga menghasilkan beras nan baik, meskipun diolah menggunakan mesin penggilingan sederhana.
Hasil monitoring juga menunjukkan bahwa mitra maklon BULOG telah melaksanakan proses serapan gabah dengan baik serta bisa mengoptimalkan proses pengolahan sehingga menghasilkan beras berkualitas. Kondisi ini menjadi bukti bahwa penggilingan rakyat mempunyai peran strategis dalam menjaga mutu Cadangan Beras Pemerintah.
Rizal menegaskan bahwa dengan semakin besarnya stok beras nan dikelola, konsentrasi BULOG tidak hanya pada pencapaian volume serapan, tetapi juga pada peningkatan kualitas agar daya simpan beras lebih panjang dan masyarakat memperoleh beras nan kondusif serta berkualitas.
"Saat ini prioritas kami bukan hanya menjaga jumlah stok, tetapi juga memastikan setiap butir beras nan disimpan mempunyai kualitas terbaik sehingga tetap layak dikonsumsi masyarakat dalam jangka waktu nan panjang. Kualitas menjadi kunci dalam pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah," ujar Rizal dalam keterangannya, dikutip Kamis (30/7/2026).
Lebih lanjut, Rizal menyampaikan bahwa BULOG bakal terus mendorong peningkatan kualitas mitra penggilingan sebagai bagian dari persiapan program sertifikasi penggilingan nan direncanakan mulai diterapkan pada tahun 2027.
"Sesuai pengarahan Presiden Prabowo Subianto, BULOG kudu datang berbareng rakyat dengan memperkuat kerja sama dan memberdayakan penggilingan-penggilingan mini milik masyarakat. Mereka bukan sekadar mitra, tetapi bagian krusial dari ekosistem pangan nasional. Melalui peningkatan kualitas dan program sertifikasi pada 2027, kami mau penggilingan rakyat semakin berkekuatan saing, memberikan nilai tambah bagi petani, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegas Rizal.
Melalui penguatan kemitraan dengan penggilingan rakyat, Perum BULOG berkomitmen membangun ekosistem perberasan nasional nan semakin tangguh, berkualitas, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional sesuai pengarahan Pemerintah.
(ega/akd)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·