Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri membongkar sindikat gambling online jaringan internasional berjulukan 'Ujangbet'. Dalam operasi nan digelar serentak di lima kota, polisi sukses mengamankan sembilan orang tersangka beserta peralatan bukti duit tunai senilai Rp 10 miliar hingga perhiasan emas.
Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Wira Satya Triputra menjelaskan pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Tim campuran dari Subdit III Jatanras dan Satresmob Bareskrim melakukan penindakan serentak di beberapa titik.
Lokasi penyergapan tersebar di Grogol Petamburan dan Kebon Jeruk, Jakarta Barat; Kelapa Dua, Tangerang; Pekanbaru, Riau; Mendan Johor dan Medan Kota, Sumatera Utara; Lubuk Raja, Kepulauan Riau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perlu kami sampaikan bahwa dalam penindakan ini dilaksanakan secara serentak. Dari serangkaian tindakan nan dilakukan, interogator sukses mengamankan para pelaku sebanyak sembilan orang," kata Wira dalam bertemu pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (14/6/2026).
Dalam penindakan tersebut, polisi menyita beragam peralatan bukti operasional mulai dari puluhan unit handphone, laptop, hingga kitab tabungan. Polisi juga menyita aset berbobot miliaran rupiah.
"Tim sukses mengamankan peralatan bukti antara lain handphone ada beberapa, 28 unit, kemudian laptop sebanyak 4 unit, kitab tabungan 34 unit, kartu ATM ataupun kartu debit sebanyak 34 unit, duit mata asing dengan beragam macam pecahan, ada macam-macam baik itu Dollar maupun pecahan lainnya, kemudian ada enam item perhiasan emas dan perak, serta duit cash nan sementara kita sita sebanyak Rp 10 miliar," papar Wira.
Bareskrim Polri membongkar sindikat gambling online jaringan internasional berjulukan 'Ujangbet' (Foto: Rumondang Naibaho/detikcom)
Disebutkan Wira, sindikat 'Ujangbet' ini diketahui mempunyai server nan berada di Kamboja. Wira menyebut kasus ini tergolong unik lantaran menggunakan metode deposit melalui pulsa untuk menyamarkan jejak transaksi praktik judol.
"Ini adalah kasus pertama, nan mana ini kasus mungkin cukup unik lantaran berasas hasil penyelidikan dan pendalaman nan dilakukan oleh penyidik, kita bisa menemukan bahwa metode dalam bermain gambling online ini dengan menggunakan deposit pulsa nan ada di handphone para pemegangnya," ungkapnya.
Wira menjelaskan, pulsa nan dikirim oleh para pemain bakal dikumpulkan oleh admin di Kamboja. Admin tersebut kemudian menghubungi perantara dan pemasok pulsa di Indonesia (Batam, Medan, dan Pekanbaru) untuk dikonversi menjadi duit tunai.
Pulsa dijual di bawah nilai standar nan diberikan provider untuk kemudian disalurkan kembali ke pengecer, sehingga duit hasil praktik gambling online tersamarkan melalui pengedaran pulsa.
"Sehingga dengan adanya upaya pulsa tersebut, bakal menyamarkan duit hasil daripada gambling online," tambahnya.
Berdasarkan koordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), lanjut Wira, diketahui bahwa perputaran duit di jaringan ini dalam setahun terakhir mencapai Rp 890 miliar.
"Setelah dilakukan akumulasi terhadap transaksi ataupun nan mungkin kita kategorikan sebagai pembelian pulsa nan dilakukan oleh para tersangka pada periode April 2025-April 2026 terhadap para pelaku ini telah melakukan transaksi kurang lebih sebesar Rp 890 miliar lebih," pungkas Wira.
Berikut peran sembilan tersangka nan diamankan Bareskrim:
1. AI, selaku penyedia rekening atas nama orang lain (hasil beli) untuk sarana withdraw alias pembagian untung pemain
2. J, selaku pengendali dan pemegang rekening penampung nan terkoneksi dengan admin transfer pulsa
3. LS & KS, selaku admin transfer pulsa nan bekerja membagikan nomor penampung dan melakukan pembayaran ke admin di Kamboja
4. AV, selaku pengendali admin pulsa alias pemimpin dari LS dan KS nan mempunyai akses langsung ke Kamboja
5. S, selaku pemasok penyedia nomor handphone untuk diisi pulsa hasil gambling online
6. N, selaku pemilik rekening nan digunakan tersangka S untuk menerima transaksi pulsa
7. TW, selaku admin/agen tersangka S nan mengendalikan token rekening dan mencari pengguna untuk menjual kembali pulsa
8. RV, selaku penampung pembelian pulsa dari hasil pencucian duit gambling online.
(ond/lir)
59 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·