Tindak Lanjut Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni-Budaya di Jabar

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi bakal melakukan penataan akomodasi seni budaya usai gelaran Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda. Sebab dia menilai kirab budaya bukan sekadar pertunjukkan seni dan budaya.

Pria nan berkawan disapa KDM ini pun menegaskan pihaknya bakal melakukan upaya lanjutan untuk memajukan seni dan budaya di Jawa Barat. Adapun salah satu upaya nan bakal dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat adalah menata akomodasi seni budaya. Hal ini termasuk memperbaiki Museum Pajajaran dengan nilai anggaran mencapai Rp9 miliar.

Selain itu, perbaikan infrastruktur, termasuk jalan, trotoar dan taman, bakal dilaksanakan di sepanjang rute kirab. "Penataan jalan, trotoar, lampu serta tamannya, agar Pak Wali Kota konsentrasi penataan kelurahan-kelurahan. Nanti namanya Palataran Binokasih," ucap Dedi dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).

Hal itu disampaikan Dedi Mulyadi, saat Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Kota Bogor, pada Jumat (8/5) malam. Kirab budaya bertema "Nitis Wanci Batu Tulis" itu dimulai dari Museum Pajajaran, Jalan Batutulis, hingga Lawang Suryakencana.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim berterima kasih kepada KDM atas rencana nan sudah dan bakal dilakukan oleh dalam upaya kembali mengagungkan budaya Sunda.

"Gubernur telah membawa Mahkota Binokasih mulai dari Sumedang hingga ke Kota Bogor hari ini," katanya.

Dedie menilai kirab budaya bukan sekadar aktivitas seremonial, melainkan momentum untuk menghargai warisan budaya leluhur Sunda. Acara ini juga menjadi upaya menyampaikan nilai-nilai luhur untuk dijadikan pelajaran krusial bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Terkait dengan rencana penataan akomodasi seni dan budaya, Dedie mengatakan pihaknya bakal melakukan perencanaan dan penganggaran sesuai patokan dan tata kelola pemerintahan.

Sebagai informasi, Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Kota Bogor menghadirkan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake, nan sebelumnya disimpan di Kerajaan Sumedang Larang.

Ribuan penduduk memadati jalur-jalur nan dilalui konvoi ragam seni tradisi dari 27 kota/ kabupaten wilayah di Jabar. Penonton juga menikmati pertunjukkan dari masyarakat Kampung Adat serta peserta kirab dari Jawa Tengah, Jakarta serta Banten. (akd/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News