Operasi militer Israel di wilayah selatan Lebanon kembali terlihat dari sisi perbatasan pada Rabu (15/4), di tengah berlanjutnya baku tembak lintas pemisah antara Israel dan golongan Hizbullah nan didukung Iran. REUTERS/Florion Goga
Di sisi diplomatik, Marco Rubio memfasilitasi pembicaraan langsung pertama antara Israel dan Lebanon dalam beberapa dasawarsa pada Selasa (14/4). Kedua pihak menyebut obrolan berjalan positif, meski belum ada kejelasan mengenai kesepakatan kerangka perdamaian. REUTERS/Florion Goga REFILE - QUALITY REPEAT
Dilansir Reuters, ketegangan meningkat setelah Hizbullah menembakkan rudal ke wilayah Israel pada 2 Maret, hanya beberapa hari setelah pecahnya bentrok nan melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Sebagai respons, Israel menggencarkan serangan udara ke Lebanon dan memperluas operasi darat ke wilayah selatan. REUTERS/Florion Goga
Serangan lintas pemisah juga berakibat pada wilayah sipil. Petugas tanggap darurat dilaporkan berkumpul di area Jiyyeh, Lebanon, setelah sebuah kendaraan gosong terbakar akibat serangan Israel. REUTERS/Mohamad Zanaty
Konflik nan lebih luas di area Timur Tengah ini dipicu oleh serangan campuran AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari. REUTERS/Louisa Gouliamaki
Sejak saat itu, eskalasi terus meningkat dengan keterlibatan Hizbullah nan menyatakan support terhadap Teheran, memperburuk situasi keamanan regional. REUTERS/Florion Goga
Meski jalur diplomasi mulai dibuka, perkembangan di lapangan menunjukkan bentrok tetap jauh dari mereda. REUTERS/Louisa Gouliamaki
Otoritas Lebanon melaporkan lebih dari 2.000 orang tewas akibat serangan tersebut, sementara sekitar 1,2 juta penduduk terpaksa mengungsi dari rumah mereka. Di sisi lain, Israel menyebut serangan roket Hizbullah telah menewaskan dua penduduk sipil dan 13 tentaranya sejak awal Maret. REUTERS/Louisa Gouliamaki
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·