ilustrasi(Anadolu)
Pemerintah Amerika Serikat memastikan timnas Iran telah memperoleh visa masuk untuk mengikuti Piala Dunia 2026. Kepastian itu disampaikan Duta Besar AS untuk Turki, Tom Barrack, di tengah hubungan nan tetap tegang antara Washington dan Teheran akibat bentrok nan melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Keputusan tersebut memastikan Iran dapat tampil di arena sepak bola terbesar bumi meski situasi geopolitik di Timur Tengah tetap belum sepenuhnya stabil. Barrack menyampaikan apresiasi kepada tim Kedutaan Besar AS di Ankara nan menangani proses visa para pemain Iran.
“Saya bangga kepada tim luar biasa di Kedutaan Besar AS di Ankara atas kerja mereka memproses visa bagi tim nasional sepak bola Iran dalam perjalanan menuju Piala Dunia FIFA di Amerika Serikat,” kata Barrack.
Dia menegaskan olahraga semestinya menjadi jembatan nan melampaui batas-batas politik antarnegara. Pernyataan serupa juga disampaikan pejabat pemerintahan AS melalui Departemen Luar Negeri. Meski visa telah diterbitkan, Washington menegaskan tetap bakal menerapkan pengawasan ketat terhadap seluruh proses kehadiran rombongan Iran.
“Kami tidak bakal membiarkan tim Iran menyalahgunakan sistem ini untuk menyelundupkan teroris ke Amerika Serikat dengan dalih nan tidak benar,” kata pejabat AS.
Tim Iran dijadwalkan meninggalkan Turki menuju Spanyol pada Sabtu waktu setempat sebelum melanjutkan perjalanan ke kamp training mereka di Meksiko nan bakal menjadi pedoman selama turnamen berlangsung.
Awalnya Iran berencana menjadikan Amerika Serikat sebagai letak pemusatan latihan. Namun rencana itu diubah menyusul meningkatnya ketegangan politik dan militer antara kedua negara sejak pecahnya bentrok pada akhir Februari lalu.
Meski bermarkas di Meksiko, seluruh pertandingan fase grup Iran bakal digelar di Amerika Serikat. Iran bakal membuka perjuangan di Piala Dunia dengan menghadapi Selandia Baru di Los Angeles. Setelah itu, wakil Asia tersebut dijadwalkan menghadapi Belgia, juga di Los Angeles, sebelum menutup fase grup melawan Mesir di Seattle.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·