Tim RI Raih Dua Emas, All Indonesian Final Warnai Kejuaraan Dunia Woodball

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Tim Woodball Indonesia saat berkompetensi di Kejuaraan Dunia 2026 di Perlis, Malaysia. Foto: Dok. IWbA

Tim Woodball Indonesia mengawali perjuangan di World Cup Woodball Championship 2026 di Perlis, Malaysia, dengan hasil membanggakan. Hingga Selasa (28/7), tim 'Merah Putih' telah mengoleksi dua lencana emas, sekaligus membuka kesempatan menambah pundi-pundi lencana dari nomor-nomor nan tetap dipertandingkan.

Medali emas pertama diraih dari nomor Fairway Men's Team nan diperkuat oleh Eka Candra Aprilyanto, Moh Habibullah, Fachri Husaini, I Gede Prabawa Mapet Darma Nugraha, Erif Nurachmad Satrio Mulya, dan Ahmad Yopi Solpianda.

Sementara, kekuasaan Indonesia juga terlihat di nomor Fairway Women's Double. Indonesia sukses memastikan All Indonesian Final setelah pasangan Nur'Izza/Ardin berhadapan dengan sesama wakil Merah Putih, Bibit Setyaningati/Ika Yulianingsih.

Pada partai puncak tersebut, Bibit Setyaningati/Ika Yulianingsih sukses meraih lencana emas, sedangkan Nur'Izza/Ardin membawa pulang lencana perak bagi Tim Indonesia.

Tim Wodball Indonesia saat berkompetensi di Kejuaraan Dunia 2026 di Perlis, Malaysia. Foto: Dok. IWbA

Ketua Umum Indonesia Woodball Association (IWbA), Aang Sunadji, mengapresiasi pencapaian para atlet nan bisa menunjukkan kualitas terbaiknya di level dunia.

"Puji syukur, hasil sementara ini menjadi awal nan sangat baik bagi Tim Woodball Indonesia. Keberhasilan meraih dua lencana emas dan terciptanya All Indonesian Final menunjukkan bahwa pembinaan woodball Indonesia berada di jalur nan tepat. Saya mengapresiasi kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh tim nan telah berjuang membawa nama Indonesia di panggung dunia," ujar Aang.

Peluang Indonesia untuk menambah koleksi lencana emas tetap terbuka lebar. Pada nomor Stroke, wakil Indonesia di single stroke putra dan putri sukses melaju ke babak final dan bakal berjuang memperebutkan gelar juara.

Selain itu, pertandingan di nomor double putra, double putri, dan mixed double stroke juga tetap bakal berjalan dalam beberapa hari ke depan. IWbA optimistis para atlet bisa mempertahankan performa terbaiknya untuk menambah raihan lencana sekaligus mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama woodball dunia.

Ketua Umum Indonesia Woodball Association (IWbA), Aang Sunadji (kanan). Foto: NOC Indonesia

"Perjuangan belum selesai. Masih ada beberapa nomor nan bakal dimainkan dan kesempatan meraih emas tetap sangat terbuka. Kami berambisi seluruh atlet tetap fokus, menjaga kondisi, dan tampil maksimal hingga akhir kejuaraan. Mohon angan dan support seluruh masyarakat Indonesia agar Tim Merah Putih dapat memberikan hasil terbaik," tutup Aang.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan