Tim Gabungan Padamkan 4 Hotspot Karhutla di Gunung Tabur Berau

Sedang Trending 2 hari yang lalu
Tim Gabungan Padamkan 4 Hotspot Karhutla di Gunung Tabur Berau Ket Foto : Tim campuran siaga Karhutla padamkan empat hotspot di wilayah Gunung Tabur, Berau(Dok.Humas Polda Kaltim)

GUNA mengantisipasi meluasnya kebakaran rimba dan lahan (karhutla), tim campuran terdiri dari Polsek Gunung Tabur jejeran Polres Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) berbareng Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Berau Utara, Manggala Agni, dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan V, pada Rabu (2/9) pagi, sukses memadamkan sebanyak empat hotspot alias titik panas nan merupakan parameter awal peringatan awal potensi karhutla.

Kegiatan tersebut dilakukan saat tim campuran melaksanakan patroli siaga Karhutla di wilayah Kecamatan Gunung Tabur dan sekitarnya, bergerak dari Posko Siaga Karhutla Kampung Batu-Batu, Gunung Tabur menuju letak sasaran. Adapun tim nan terlibat terdiri dari enam personel Polri, enam personel KPHP Berau Utara, dua personel Manggala Agni, serta dua personel BWS Kalimantan V. 

“Penanganan Karhutla dimulai sejak pukul 09.30 hingga 18.00 Wita, Patroli dilaksanakan dengan langkah menyisir wilayah rawan, sekaligus bergerak menuju sejumlah titik hotspot nan terdeteksi guna dilakukan penanganan dan pemadaman,” ujar Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto melalui Kapolsek Gunung Tabur IPTU Alan Firdaus, Kamis (3/9).

Dari hasil patroli, bebernya, petugas menemukan empat titik hotspot berukuran medium. Tiga titik berada di lahan milik penduduk Kampung Batu-Batu, Kecamatan Gunung Tabur, sedangkan satu titik lainnya ditemukan di lahan milik penduduk Kampung Kasai, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Berau.

Tim campuran segera menangani titik-titik api untuk mencegah kebakaran meluas. Langkah tersebut dilakukan guna mengurangi akibat akibat nan lebih besar terhadap lingkungan dan permukiman warga.

Ia menegaskan, patroli siaga Karhutla bakal terus dilakukan sebagai langkah preventif menghadapi potensi kebakaran, khususnya di wilayah nan mempunyai kondisi lahan rawan terbakar.

Pihak berbareng unsur mengenai terus melakukan patroli dan pemantauan terhadap titik-titik nan berpotensi terjadi Karhutla. Setiap hotspot nan ditemukan segera ditindaklanjuti agar api tidak berkembang dan meluas. 

“Kami juga membujuk masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan andaikan menemukan titik api,” kata Alan.

Diterangkannya, setelah seluruh rangkaian patroli dan penanganan hotspot selesai, personel campuran kembali ke Posko Siaga Karhutla untuk melaksanakan apel konsolidasi, selama penyelenggaraan aktivitas situasi wilayah Gunung Tabur dan sekitarnya terpantau kondusif dan kondusif.

Polsek Gunung Tabur, tambah Kapolsek, berbareng seluruh unsur mengenai berkomitmen untuk terus meningkatkan pemantauan serta penanganan Karhutla secara sigap dan terpadu. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan dan segera melaporkan setiap kemunculan titik api kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin.

Sementara itu, Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, melalui Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Tedy Sopandi menyampaikan, kesiapsiagaan seluruh jejeran dalam menghadapi Karhutla merupakan bagian dari upaya memberikan perlindungan kepada masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan.

“Polda Kaltim terus mendorong jejeran untuk meningkatkan patroli, penemuan awal dan respons sigap terhadap setiap titik api. Sinergi lintas lembaga dan partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam mencegah Karhutla meluas,” pungkasnya. (Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia