Ramdani Bur
, Jurnalis-Senin, 25 Mei 2026 |15:35 WIB

Thom Haye respons pernyataan Fabio Lefundes soal Borneo FC kandas juara lantaran kalah head to head. (Foto: Instagram/@thomhaye)
PEMAIN Persib Bandung, Thom Haye, merespons pernyataan Fabio Lefundes nan menyebut Borneo FC kandas juara Super League 2025-2026 lantaran kalah head-to-head. Ia mengatakan patokan head-to-head diadakan demi menjaga juara sejati.
“Mungkin patokan itu ada untuk melindungi juara sejati dari hasil seperti pertandingan terakhir,”
kata Thom Haye di akun Instagram-nya, @thomhaye, Okezone mengutip dari @futboll.indonesiaa.
Thom Haye respons pernyataan Fabio Lefundes soal Borneo FC kandas juara lantaran kalah head to head. (Foto: Instagram/@futboll.indonesiaa)
1. Pernyataan Fabio Lefundes
Persib Bandung juara Super League 2025-2026 setelah mengoleksi 79 angka, sama persis dengan Borneo FC di posisi dua. Maung Bandung -julukan Persib Bandung- berkuasa menjadi juara lantaran unggul head-to-head atas Borneo FC.
Setelah menang 7-1 atas Malut United di pekan pamungkas Super League 2025-2026, pembimbing Borneo FC Fabio Lefundes angkat suara. Ia menyayangkan Borneo FC kandas juara lantaran kalah head-to-head dari Persib Bandung.
Padahal, jika ukurannya selisih gol, Borneo FC bakal keluar sebagai juara. Borneo FC mempunyai selisih gol +43, berbanding +37 milik Persib Bandung. Kemenangan 7-1 Borneo FC atas Malut United di laga pamungkas menjadi salah satu argumen kenapa Pesut Etam -julukan Borneo FC- unggul selisih gol atas Persib Bandung.
“Sayang sekali gelar juara lenyap hanya lantaran patokan head-to-head. Padahal, jika bicara info dan statistik, performa Borneo FC jauh di atas siapa pun,” kata Fabio Lefundes.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·