Film terbaru Christopher Nolan, The Odyssey, mencatat pencapaian besar di box office global. Film epik nan diadaptasi dari karya klasik Homer tersebut sekarang menjadi movie dengan pengelompokkan R-rated berpendapatan tertinggi sepanjang masa, menggeser Deadpool & Wolverine nan sebelumnya memegang rekor tersebut.
Berdasarkan info Box Office Mojo, The Odyssey telah mengumpulkan sekitar US$1,56 miliar secara global, sementara Deadpool & Wolverine membukukan sekitar US$1,34 miliar.
Ryan Reynolds, bintang sekaligus salah satu kekuatan imajinatif di kembali waralaba Deadpool, menyambut positif keberhasilan movie Nolan tersebut. Ia menilai kesuksesan The Odyssey menunjukkan bahwa penonton tetap mempunyai antusiasme besar untuk menikmati movie bersama-sama di bioskop.
Saat menghadiri pemutaran perdana movie terbarunya, Mayday, di New York, Reynolds kembali memberikan pujian kepada Nolan. Ia menyebut The Odyssey sebagai movie nan luar biasa dan menggambarkan Nolan sebagai sineas dengan keahlian nan sangat jarang ditemukan.
Menurut Reynolds, pencapaian The Odyssey bukan sesuatu nan perlu dipandang sebagai persaingan antara dua film. Sebaliknya, dia justru senang memandang masyarakat kembali memenuhi gedung bioskop.
"Saya tidak peduli alasannya alias movie apa nan mereka tonton. Pergilah ke bioskop. Tidak ada pengalaman berbareng nan lebih baik," kata Reynolds seperti dilansir Variety.
Kesuksesan The Odyssey juga memperkuat tren positif box office Hollywood pada 2026. Reynolds apalagi menggambarkan kondisi industri movie saat ini sebagai periode nan sangat baik setelah masa panjang nan penuh tantangan akibat pandemi.
The Odyssey, Epik Homer nan Diadaptasi Christopher Nolan
The Odyssey merupakan penyesuaian Nolan terhadap puisi epik karya penyair Yunani antik Homer nan diperkirakan telah berumur nyaris 3.000 tahun. Film ini mengikuti perjalanan Odysseus, raja Ithaca nan diperankan Matt Damon, dalam perjalanan panjang dan rawan untuk kembali ke tanah kelahirannya setelah Perang Troya.
Perjalanan tersebut membawanya menghadapi beragam ancaman dan makhluk mitologis, termasuk Cyclops Polyphemus, para Siren, serta Calypso. Cerita berpusat pada perjuangan Odysseus untuk kembali kepada istrinya, Penelope, dan putranya, Telemachus.
Nolan menggabungkan kisah mitologi Yunani tersebut dengan pendekatan sinema berskala besar. Film berdurasi sekitar 2 jam 52 menit itu mengusung aliran aksi, petualangan, dan khayalan serta mendapatkan pengelompokkan R dari MPA.
Salah satu aspek paling ambisius dari produksi The Odyssey adalah keputusan Nolan untuk merekam seluruh movie menggunakan kamera IMAX. Universal Pictures menyebut movie tersebut sebagai produksi nan seluruhnya direkam menggunakan kamera movie IMAX.
Bertabur Bintang Hollywood
Matt Damon menjadi pemeran utama sebagai Odysseus. Ia didukung jejeran pemeran papan atas Hollywood, termasuk Tom Holland, Anne Hathaway, Robert Pattinson, Lupita Nyong'o, Zendaya, Charlize Theron, Elliot Page, Jon Bernthal, dan John Leguizamo.
Kombinasi antara nama besar Nolan, skala produksi, teknologi IMAX, serta kisah klasik nan telah dikenal selama ribuan tahun membikin The Odyssey menjadi salah satu movie nan paling dinantikan pada 2026.
Film tersebut juga menjadi proyek ambisius setelah kesuksesan Oppenheimer. Sebelum The Odyssey, Nolan telah membangun reputasi sebagai salah satu sutradara paling sukses secara komersial melalui movie seperti trilogi The Dark Knight, Inception, Interstellar, Dunkirk, dan Oppenheimer.
Jadi Film Terlaris dalam Karier Nolan
Kesuksesan The Odyssey tidak berakhir pada status movie R-rated terlaris. Film itu juga telah menjadi movie dengan pendapatan dunia terbesar sepanjang pekerjaan Nolan. Pada Agustus, pendapatan globalnya telah melewati US$1,1 miliar, mengungguli The Dark Knight Rises nan sebelumnya menjadi movie terlaris Nolan dengan sekitar US$1,08 miliar.
The Odyssey juga mencatat prestasi besar di IMAX. Pendapatan dari penayangan IMAX telah melampaui rekor Avatar dan menjadikan The Odyssey sebagai movie dengan pendapatan IMAX terbesar sepanjang masa.
Pencapaian tersebut cukup spesial mengingat The Odyssey bukan bagian dari waralaba superhero alias properti intermezo kontemporer nan sudah mempunyai pedoman fans besar. Film ini justru berangkat dari karya sastra antik dan menawarkan lama nyaris tiga jam dengan pengelompokkan dewasa.
20 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·