Tetangga RI Punya Bandara Raksasa Rp65 Triliun, Ini Potretnya

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Sebuah papan nama terpasang di genting Bandara Internasional Western Sydney nan baru, setelah Qantas Airways dan Jetstar mengumumkan bakal meluncurkan jasa penumpang komersial dari airport tersebut setelah pembukaannya pada 25 Oktober, di Luddenham,

Sebuah papan nama terpasang di genting Bandara Internasional Western Sydney nan baru di Luddenham, Western Sydney, Australia, Rabu (10/6/2026), setelah Qantas Airways dan Jetstar mengumumkan rencana peluncuran jasa penerbangan komersial dari airport tersebut mulai 25 Oktober. Infrastruktur senilai 5,6 miliar dolar Australia alias sekitar US$3,6 miliar (Rp65 triliun) itu dijadwalkan mulai melayani penumpang pada Oktober mendatang setelah melalui proses perencanaan dan pembangunan selama lebih dari satu dekade. (REUTERS/Hollie Adams)

Gerbang keamanan nan dilengkapi sistem biometrik di luar area keberangkatan internasional di Bandara Internasional Western Sydney, setelah Qantas Airways dan Jetstar mengumumkan bakal meluncurkan jasa penumpang komersial setelah pembukaannya pada 25 Oktober, di Luddenham, Western Sydney, Australia, 10 Juni 2026.

Kehadiran airport tersebut diharapkan memperluas pilihan penerbangan, terutama pada malam hari, di kota terbesar Australia itu. (REUTERS/Hollie Adams)

Kios jasa berdikari untuk check-in dan penyerahan bagasi di Bandara Internasional Western Sydney, setelah Qantas Airways dan Jetstar mengumumkan bakal meluncurkan jasa penumpang komersial dari airport tersebut setelah pembukaannya pada 25 Oktober, di Luddenham, Western Sydney, Australia, 10 Juni 2026.

Selama ini, airport utama Sydney nan berada dekat area pusat upaya hanya diizinkan melakukan lepas landas dan pendaratan hingga pukul 23.00 serta mulai kembali beraksi pada pukul 06.00 waktu setempat. (REUTERS/Hollie Adams)

Aula keberangkatan domestik di Bandara Internasional Western Sydney, setelah Qantas Airways dan Jetstar mengumumkan bakal meluncurkan jasa penumpang komersial setelah pembukaannya pada 25 Oktober, di Luddenham, Western Sydney, Australia, 10 Juni 2026.

Aturan pembatasan tersebut diterapkan untuk mengurangi kebisingan bagi penduduk sekitar dan membikin elastisitas agenda penerbangan lebih terbatas dibandingkan kota besar Australia lainnya seperti Melbourne. (REUTERS/Hollie Adams)

Gerbang keberangkatan di Bandara Internasional Western Sydney, setelah Qantas Airways dan Jetstar mengumumkan bakal meluncurkan jasa penumpang komersial setelah airport tersebut dibuka pada 25 Oktober, di Luddenham, Western Sydney, Australia, 10 Juni 2026.

Bandara baru nan berjulukan Bandara Sydney Barat itu berlokasi di Badgerys Creek, sekitar 60 kilometer di sebelah barat pusat kota Sydney. Fasilitas tersebut bakal beraksi selama 24 jam penuh dan diharapkan bisa melayani area dengan pertumbuhan masyarakat nan pesat serta organisasi nan beragam secara etnis. (REUTERS/Hollie Adams)

CEO Qantas Airways Vanessa Hudson, CEO Bandara Internasional Western Sydney Simon Hickey, dan CEO Jetstar Group Stephanie Tully bereaksi saat Menteri Infrastruktur, Transportasi, Pembangunan Regional dan Pemerintah Daerah Australia Catherine King berbincang selama konvensi pers di Bandara Internasional Western Sydney nan baru, mengumumkan bahwa Qantas Airways dan Jetstar bakal meluncurkan jasa penumpang komersial dari airport tersebut setelah pembukaannya pada 25 Oktober, di Luddenham, Western Sydney, Australia, 10 Juni 2026.

CEO Bandara Sydney Barat, Simon Hickey, mengatakan airport tersebut dirancang untuk berkembang dalam jangka panjang. Menurutnya, kapabilitas airport itu pada akhirnya ditargetkan dapat menyamai Heathrow Airport di Inggris, meski pencapaian tersebut diperkirakan memerlukan waktu beberapa dekade. (REUTERS/Hollie Adams)

Sebuah papan bertuliskan 'Semua Keberangkatan' terpampang di Bandara Internasional Western Sydney, setelah Qantas Airways dan Jetstar mengumumkan bakal meluncurkan jasa penumpang komersial setelah pembukaannya pada 25 Oktober, di Luddenham, Western Sydney, Australia, 10 Juni 2026.

Maskapai berbiaya rendah Jetstar, anak upaya dari Qantas, bakal mengoperasikan penerbangan perdana menuju Gold Coast. (REUTERS/Hollie Adams)

Aula kehadiran di Bandara Internasional Western Sydney, setelah Qantas Airways dan Jetstar mengumumkan bakal meluncurkan jasa penumpang komersial setelah pembukaannya pada 25 Oktober, di Luddenham, Western Sydney, Australia, 10 Juni 2026.

Jetstar juga berencana menyediakan hingga 14 penerbangan mingguan ke Melbourne, empat penerbangan ke Gold Coast, serta tiga penerbangan mingguan ke Brisbane. (REUTERS/Hollie Adams)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News