
Sindikat gambling online di Hayam Wuruk, Jakarta Barat (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)
JAKARTA - Polri menyatakan satu penduduk negara Indonesia (WNI) nan terlibat dalam sindikat gambling online (judol) internasional berkedudukan sebagai customer service (CS). Hal itu terbongkar dari penyergapan markas judol di Hayam Wuruk, Jakarta Barat.
"Peran WNI tetap bakal kita cek kembali, tapi nan pasti dia customer service untuk sementara," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dir Tipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra, di Perkantoran Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat, Minggu (10/5/2026).
Sementara itu, Wira menuturkan 320 penduduk negara asing (WNA) nan ditangkap mempunyai peran nan berbeda-beda dalam jaringan tersebut. "Ada macam-macam, ada nan telemarketing, ada customer service, ada juga nan bagian admin ataupun termasuk penagihan," ujar Wira.
Polri telah menitipkan 320 WNA nan diduga tergabung dalam sindikat judol jaringan internasional tersebut kepada pihak Imigrasi. Wira mengatakan, satu orang WNI ditahan di rumah tahanan (rutan) Bareskrim Polri.
"320 WNA dititipkan ke Imigrasi. Sementara satu orang dibawa ke Bareskrim," ujarnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·