Cikal Bintang
, Jurnalis-Rabu, 01 April 2026 |20:00 WIB

Pemain Go Ahead Eagles, Dean James. (Foto: Instagram/gaeagles)
DEVENTER – Direktur Go Ahead Eagles, Jan Willem Van Dop, memberikan penjelasan mengenai ketidakhadiran Dean James dari skuad Timnas Indonesia dalam arena FIFA Series 2026. Van Dop membenarkan persoalan manajemen paspor nan rumit di Liga Belanda menjadi penghalang utama bagi pemain berumur 25 tahun tersebut untuk memenuhi panggilan pembimbing John Herdman.
Dean James sejatinya masuk dalam daftar skuad utama Garuda untuk turnamen tersebut. Namun, masalah keabsahan status kewarganegaraannya mencuat di kejuaraan domestik Belanda, nan tidak hanya membuatnya batal memihak tim nasional, tetapi juga terpaksa diparkir sementara oleh pihak klub.
Persoalan ini muncul setelah adanya keraguan mengenai status Dean sebagai pemain nan berkarier di Eredivisie. Bek nan baru saja menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI) tersebut dianggap sebagai pemain nan tidak sah saat memperkuat Go Ahead Eagles dalam beberapa laga terakhir.
1. Investigasi KNVB
Kemelut ini bermulai dari laporan resmi NAC Breda nan menuntut pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles setelah mereka dihajar telak 0-6. Pihak musuh menduga Dean tidak memenuhi syarat untuk bermain sebagai pemain non-Uni Eropa, mengingat dia didaftarkan sebagai pemain lokal meski sekarang memegang paspor Indonesia.
Situasi semakin pelik lantaran masalah ini merembet pada pemain lain nan juga dianggap tidak mempunyai izin kerja (work permit) nan sesuai bagi atlet non-Uni Eropa. Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) merespons serius laporan tersebut dan tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk meninjau ulang arsip pendaftaran para pemain nan terdampak.
Dean James
Federasi Organisasi Sepak Bola Profesional (FBO) akhirnya mengeluarkan saran tegas agar klub-klub menonaktifkan sementara pemain nan tersangkut masalah administratif ini, termasuk Dean James. Van Dop meminta para pemainnya untuk bersabar menghadapi situasi nan tidak menentu ini sembari menjaga kondisi bentuk secara mandiri.
"Jaga kebugaran Anda, tetapi Anda tidak diizinkan untuk berperan-serta dalam latihan. Anda juga tidak diizinkan berada di lapangan. Pada dasarnya Anda kudu menjaga diri sendiri; itulah situasinya saat ini," kata Van Dop dikutip dari Voetbal Primeur, Rabu (1/4/2026).
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·