
Mohamad Prapanca (kiri) dan Bambang Pamungkas (kanan) tetap percaya Persija Jakarta juara Super League 2025-2026. (Foto: Andika Rachmansyah/Okezone)
PERSIJA Jakarta menolak menyerah dalam perebutan gelar juara Super League 2025-2026. Skuad berjuluk Macan Kemayoran itu percaya kesempatan merebut mahkota juara tetap terbuka, dengan catatan kudu tampil sempurna di 10 pertandingan sisa.
Persija Jakarta saat ini menempati urutan ketiga klasemen sementara Super League 2025-2026 dengan koleksi 51 poin. Skuad polesan Mauricio Souza itu terpaut enam nomor dari Persib Bandung nan memuncaki klasemen, dan dua nomor dari Borneo FC di urutan kedua.
1. Persija Jakarta Menolak Kibarkan Bendera Putih
Mohamad Prapanca (kiri) dan Bambang Pamungkas (tengah) optimistis Persija Jakarta juara Super League 2025-2026. (Foto: Andika Rachmansyah/Okezone)
Selisih enam poin dengan Persib Bandung cukup jauh, mengingat kejuaraan tinggal menyisakan 10 laga. Meski demikian, Persija Jakarta menolak mengibarkan bendera putih.
Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, mengatakan kesempatan untuk juara tetap terbuka. Syaratnya, Macan Kemayoran tidak boleh terpeleset dalam 10 pertandingan sisa.
"Tentunya kita tetap punya chance untuk bisa duduk di ranking pertama. Mudah-mudahan, aamiin, aamiin. Dan tentunya ini enggak boleh kepeleset sedikit di sisa pertandingan," kata Mohamad Prapanca dalam Ngopi Bareng Persija di Persija Galeri Jakarta.
"Saya udah bilang acapkali sama Sport Director (Bambang Pamungkas), Pak Manajer (Ardhi Tjahjoko), dan pelatih, dan terutama beberapa pemain agar tetap konsentrasi untuk bisa menyelesaikan musim ini dengan baik. Dan kita berambisi sekali mudah-mudahan kita bisa punya kesempatan untuk di ketua klasemen sampai akhir musim gitu," tambah Mohamad Prapanca.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·