Hana Purwadi
, Jurnalis-Jum'at, 16 Oktober 2026 |11:37 WIB

Korban kebakaran rimba di Gunung Bromo (foto: tangkapan layar)
PROBOLINGGO - Kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), tepatnya di Pusung Lingker, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menelan empat korban jiwa. Dua orang lainnya mengalami luka-luka setelah terjebak kobaran api saat berupaya memadamkan kebakaran.
Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Jules Abraham Abast mengatakan, enam orang tersebut awalnya terjebak di tengah kebakaran nan terjadi pada Kamis 15 Oktober 2026. Tiga korban ditemukan meninggal bumi di letak kejadian, sedangkan tiga lainnya mengalami luka bakar.
"Sekitar pukul 13.30 WIB, beberapa petugas nan berada di letak mendapat info bahwa enam rekannya terjebak di tengah kobaran api," kata Jules, Jumat (16/10/2026).
Menurut Jules, peristiwa itu bermulai ketika petugas menerima info kebakaran rimba dan lahan sekitar pukul 09.00 WIB. Sebanyak 12 orang nan terdiri dari petugas TNBTS, personil Masyarakat Peduli Api, dan tenaga kerja hotel kemudian berangkat ke letak untuk membantu pemadaman.
20 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·