Jakarta, CNBC Indonesia - Bupati Muara Enim, H Edison tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) 7-8 Juni kemarin.
Edison tiba sekitar pukul 08.51 WIB. Dia nan dikawal petugas KPK dan abdi negara kepolisian tidak merespons sejumlah pertanyaan awak media.
Edison langsung menuju lantai 2 gedung dwiwarna KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Selain Edison, beberapa pihak lain nan tertangkap tangan juga tiba di instansi KPK.
Selain Edison, KPK turut menangkap 9 orang lainnya dalam operasi senyap di Jakarta dan Sumatera Selatan pada 7-8 Juni 2026.
Lima orang berasal dari Pemerintah Kabupaten MuaraEnim. Satu di antaranya adalah bupati. Sedangkan lima orang lainnya merupakan pihak swasta.
Tim penindakan KPK turut mengamankan duit ratusan juta rupiah dalam OTT tersebut.
KPK sudah melakukan gelar perkara alias pembeberan pada Senin (8/6/2026) malam.
Berdasarkan kecukupan bukti permulaan nan diperoleh, KPK memutuskan meningkatkan perkara tersebut dari tahap penyelidikan dan penyidikan.
"Untuk kemudian menetapkan para pihak sebagai tersangkanya," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Selasa (9/6).
Artikel selengkapnya >>> Klik di sini
(miq/miq)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·