Terima Siswa Labschool, AHY Ingatkan soal Kepemimpinan-Infrastruktur

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan. Ia juga menyoroti perlunya pemahaman generasi muda terhadap peran strategis prasarana dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan itu disampaikan AHY saat menerima audiensi enam siswa kelas XI Labschool Cirendeu di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta, pada Senin (13/4).

Pertemuan tersebut menjadi ruang perbincangan interaktif nan membahas hubungan antara pembangunan prasarana dan aktivitas masyarakat, sekaligus pentingnya penguatan kapabilitas serta karakter generasi muda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kesempatan itu, AHY menjelaskan prasarana merupakan fondasi utama nan menopang kehidupan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Infrastruktur adalah segala perihal nan dapat kita lihat dan gunakan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari jalan, jembatan, bendungan, irigasi, hingga akomodasi publik seperti sekolah dan rumah sakit. Seluruhnya mempunyai keterkaitan erat dengan pembangunan," ujar Menko AHY, dalam keterangan tertulis, Rabu (15/4/2026).

Ia mengatakan prasarana tidak hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga menjadi sistem pendukung nan menggerakkan kehidupan sosial dan ekonomi secara menyeluruh.

AHY juga menjelaskan pemerataan pembangunan prasarana menjadi aspek krusial untuk memperkuat konektivitas antarwilayah di Indonesia.

"Dengan prasarana nan semakin baik, mobilitas masyarakat menjadi lebih sigap dan efisien. Hal ini pada akhirnya meningkatkan produktivitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Menurut dia, faedah prasarana baru bisa dirasakan secara setara oleh seluruh lapisan masyarakat andaikan pemerataan pembangunan menjadi prioritas.

Selain membahas infrastruktur, AHY juga menyoroti pentingnya pembentukan karakter dan penguatan jiwa kepemimpinan sejak awal bagi generasi muda.

"Kepemimpinan merupakan sesuatu nan sangat berharga. Setiap perseorangan kudu bisa menjadi pemimpin, dimulai dari diri sendiri, kemudian keluarga, lingkungan, hingga pada tingkat nan lebih luas dalam masyarakat dan negara," tegasnya.

Ia menilai kepemimpinan bukan semata soal jabatan, melainkan tanggung jawab dan keahlian memberi akibat positif bagi lingkungan sekitar.

Dalam konteks pengembangan diri, AHY mendorong para siswa untuk aktif berorganisasi sebagai sarana belajar nan nyata.

"Melalui organisasi, kita belajar mengenai tanggung jawab, kerja sama, serta gimana mengambil peran dalam memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar," tambahnya.

Ia mengatakan pengalaman berorganisasi menjadi bekal krusial dalam membentuk karakter, meningkatkan keahlian sosial, serta menyiapkan generasi muda menghadapi dinamika dan tantangan masa depan.

Menutup pertemuan, AHY mengapresiasi aspirasi dan cita-cita para siswa nan mau berkontribusi di beragam bidang, mulai dari militer, arsitektur, bisnis, hingga psikologi. Keragaman minat tersebut dinilai menjadi potensi besar untuk mendukung pembangunan nasional nan inklusif dan berkelanjutan.

Dalam audiensi itu, AHY didampingi Tenaga Ahli Bidang Kerja Sama Internasional Mira Permatasari.

(ega/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News