Mobil Ferrari warna merah, mobil Porche warna silver, hingga motor Harley Road Glide dipajang di depan Gate 6 Gelora Bung Karno (GBK) saat penduduk Jakarta tengah menikmati car free day (CFD). Sejumlah penduduk tergiur dengan deretan barang-barang mewah nan rupanya hasil rampasan perkara dilelang oleh Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung (BPA Kejagung).
Sejumlah peralatan rampasan nan dipamerkan di depan Gate 6 Gelora Bung Karno, Minggu (10/5), antara lain mobil Ferrari merah, mobil Porche silver, motor Ducati, dan motor Harley Road Glide. Selain itu, ada juga sejumlah tas mewah dari merek Hermes, Dior, Louis Vuitton hingga Chanel. Ada juga perhiasan seperti kalung, cincin, gelang, apalagi ada lukisan emas.
Barang-barang itu dipajang dan dapat dilihat langsung oleh penduduk nan beraktivitas di CFD Sudirman. Warga dapat mengecek langsung nilai dan mengikuti langkah membuka akun lelang di tempat.
Nasihin (kiri) tertarik dengan motor Ducati nan dilelang Kejagung, beriktikad untuk tawar. (Taufiq/detikcom)
Kepala BPA Kejagung, Kuntadi, mengatakan aktivitas pameran di CFD ini sekaligus sosialisasi tentang langkah lelang. Kemudian, aktivitas ini juga menjadi tempat mengukur integritas BPA.
"Acara ini kami adakan untuk lebih membuka diri, untuk lebih mengukur integritas kita, untuk lebih mempercepat proses penjualan dalam rangka untuk pemulihan kerugian negara, dalam rangka untuk pemulihan kerugian masyarakat sebagai korban dari tindak pidana," kata Kuntadi di lokasi.
400 Barang Dilelang Target Laku Rp 100 M
BPA Kejagung total melelang 400 peralatan aset rampasan negara, sebagian dipamerkan saat CFD Jakarta. Kejagung menargetkan total Rp 100 miliar untuk seluruh nilai peralatan lelang nan laku.
"Tentunya kami punya sasaran ya. Untuk PNBP (penerimaan negara bukan pajak) sendiri kami punya sasaran Rp 3 triliun sekian ya. Tapi untuk aktivitas BPA Fair ini kami menargetkan Rp 100 miliar. Barang nan kami pajang untuk bisa laku terjual Rp 100 miliar," kata Kuntadi.
Kuntadi menjelaskan saat ini Kejagung mengupayakan dapat menjual total 400 barang. Sementara itu, ada 300 peralatan sudah siap dilelang kepada masyarakat.
"Untuk kali ini dari 400 nan kami upayakan bisa kami jual, rupanya setelah dilakukan penilaian, nan sudah siap untuk dijual sekitar 300-an ya. Ada banyak, ada mobil, ada tanah, ada rumah, ada juga eh perhiasan, lukisan, emas, perhiasan juga ada, patung juga ada," sambung dia.
Cara Ikut Lelang BPA Kejagung
Bagaimana penduduk nan mau ikut lelang? Warga dapat mengakses lelang.go.id dengan pemisah penawaran 21 Mei 2026. Warga nan mau mengikuti lelang wajib membikin akun lelang dan pembuatan akun dapat dibantu petugas saat CFD.
"Nah, pertama-tama tentunya kudu punya akun. nan hari ini juga kami siapkan stand-nya untuk eh membantu masyarakat nan bakal membuka akun," kata Kuntadi.
Selanjutnya, penduduk nan punya niat serius untuk lelang dapat bayar duit jaminan. Lalu, akun itu bakal dipakai untuk mengakses laman lelang.
"Setelah itu bayar jaminan, dan setelah bayar agunan baru pada hari dan jam nan ditentukan mengikuti aktivitas lelangnya," jelas dia.
Kejagung lelang Ferrari, Porche, hingga tas mewah di CFD Sudirman Jakarta. (Taufiq/detikcom)
Warga CFD Ada nan Niat Nawar
Warga Bintaro, Nasihin, mengatakan sangat tertarik dengan motor Ducati dan Harley Glide nan dipamerkan. Mereka apalagi sudah menanyakan langkah mengikuti lelang hingga berswafoto di hadapan semua kendaraan mewah itu.
"Ini lagi nanya-nanya dulu. Kita tawarnya nanti. Tapi kita lebih pengin ke motor, khususnya kita roda dua. Kita cek-cek dulu ini," kata Nasihin saat ditemui di lokasi.
Nasihin datang berbareng Yudi, nan sebenarnya tengah olahraga lari menikmati suasana CFD berbareng penduduk lainnya. Namun, mobil dan motor mewah di Gate 6 mencuri perhatiannya.
Kejagung lelang Ferrari hingga tas mewah di CFD Sudirman Jakarta. (Taufiq/detikcom)
"Kita lagi sembari olahraga aja, lewat. Lihat kok menarik kayaknya, oh lelang ternyata," katanya.
Selanjutnya, Eri, penduduk Cipondoh, Tangerang, mengatakan senang memandang mobil mewah Porche 911 Speedster. Namun, dia mengaku hanya bisa berswafoto tanpa beriktikad ikut penawarannya.
"Pengin mah pengin banget. Makanya saya foto tadi. Kalau ikut lelangnya sih belum ya. Bisa fotonya, nggak bisa bayarnya, ha-ha-ha...," kata Eri.
Eri berbareng istrinya sedang menikmati CFD, mereka tak sengaja memandang pemeran kendaraan mewah di GBK dan penasaran melihatnya langsung. "Kita lagi CFD aja biasa, lari. Kita lihat kok apa ini ada mobil, oh mewah keren. Saya senang mobil gini, tapi belinya susah ya," imbuh dia.
(rfs/isa)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·