Terdampak Tarif Trump, Laba Toyota Turun 19%

Sedang Trending 59 menit yang lalu

Terdampak Tarif Trump, Laba Toyota Turun 19%

Terdampak Tarif Trump, Laba Toyota Turun 19% (Ilustrasi)

TOKYO - Toyota Motor Corp mengumumkan pencapaian penjualan pada tahun fiskal 2025, nan berhujung pada Maret 2026 naik 5,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Toyota membukukan penjualan tahunan mencapai 50,68 triliun yen alias sekitar USD2,3 miliar. 

Melansir Kyodonews, Senin (11/5/2026), hasil ini menjadikan Toyota sebagai perusahaan Jepang pertama nan membukukan penjualan tahunan melampaui 50 triliun yen. Pencapaian ini dibantu permintaan nan kuat untuk mobil hybrid dan pengaruh revisi harga.

Meski begitu, untung bersih Toyota untuk tahun fiskal 2025 turun 19,2 persen menjadi 3,85 triliun yen. Hal ini sebagian lantaran akibat tarif AS nan lebih tinggi. Sementara untung operasi turun 21,5 persen menjadi 3,77 triliun yen.

Perusahaan menyatakan, akibat tarif pada untung operasinya mencapai 1,38 triliun yen, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya sebesar 1,45 triliun yen.

Penjualan kendaraan grup Toyota, termasuk anak perusahaannya Daihatsu Motor Co dan Hino Motors Ltd, naik 2,5 persen menjadi 11,28 juta unit. Hal ini berkah permintaan nan kuat di pasar-pasar utama, termasuk Jepang.

Laporan pendapatan terbaru dari produsen mobil terbesar di bumi berasas volume ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif 27,5 persen pada mobil dari Jepang pada April tahun lalu, nan dinaikkan tajam dari 2,5 persen. Tarif tersebut kemudian dinegosiasikan turun menjadi 15 persen pada Juli dan secara resmi diterapkan pada September.

"Tren kenaikan volume penjualan lunas belum menunjukkan tanda-tanda melambat," kata Presiden Toyota, Kenta Kon.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com