Jakarta, CNN Indonesia --
Puluhan personel Satbrimob Polda Metro Jaya tetap disiagakan untuk berjaga di markas sindikat judi online (judol) di Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan total ada satu peleton alias 30 personel Satbrimob nan dikerahkan untuk mengamankan lokasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Benar, saat ini tetap terdapat personel Brimob Polda Metro Jaya nan melaksanakan penjagaan di area perkantoran Hayam Wuruk," kata Budi kepada wartawan, Senin (11/5).
Budi menerangkan penjagaan tersebut merupakan bagian dari langkah pengamanan pascapenindakan nan telah dilakukan sebelumnya.
"Kehadiran personel di letak bermaksud untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas," ucap dia.
Terkait lama penjagaan, kata Budi, berkarakter situasional. Ia menyebut perihal itu bakal mempertimbangkan dinamika dan kebutuhan pengamanan di lapangan.
Sebelumnya, Bareskrim Polri menggerebek markas gambling online nan dioperasikan ratusan Warga Negara Asing (WNA) dari beragam negara di Gedung Perkantoran Hayam Wuruk Plaza Tower, Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (9/5).
Polisi menangkap total 320 WNA dari beragam negara. Rinciannya, 57 penduduk negara China, 228 penduduk negara Vietnam, 11 penduduk negara Laos, 13 penduduk negara Myanmar, 3 penduduk negara Malaysia, 5 penduduk negara Thailand, dan 3 penduduk negara Kamboja.
Dari total nan diamankan, sebanyak 275 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Para tersangka dijerat Pasal 426 dan alias Pasal 607 juncto Pasal 20 dan alias Pasal 21 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.
(dis/wis)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
56 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·