Liputan6.com, Jakarta - Satuan Brimob Polda Metro Jaya diterjunkan untuk mengamankan operasi penindakan terhadap jaringan judi online berskala internasional di area Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses penyergapan melangkah lancar serta mendukung kerja interogator di lapangan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, membenarkan keterlibatan personel Brimob dalam operasi tersebut.
“Betul, personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya diturunkan untuk membantu pengamanan lokasi. Ini agar proses penyidikan, pengumpulan peralatan bukti, hingga pengamanan para pihak nan diduga terlibat bisa melangkah optimal,” ujar Budi, Sabtu (9/5/2026).
Dari hasil operasi di salah satu gedung area Hayam Wuruk itu, abdi negara kepolisian menemukan indikasi kuat adanya aktivitas gambling daring nan terhubung dengan jaringan lintas negara. Saat ini, interogator tetap melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang nan diamankan serta mengamankan beragam peralatan bukti, termasuk perangkat elektronik nan diduga digunakan untuk operasional.
Namun, pihak kepolisian belum mengungkap jumlah pasti orang nan diamankan maupun peran masing-masing, lantaran proses pendalaman tetap berlangsung.
Budi menambahkan, rincian komplit mengenai kronologi pengungkapan bakal disampaikan setelah penyelidikan awal rampung. Dia juga meminta masyarakat untuk bersabar menunggu rilis resmi.
“Kami tetap bekerja membongkar jaringan ini secara menyeluruh. Informasi komplit bakal kami sampaikan setelah proses awal selesai,” katanya.
Dia menegaskan Polda Metro Jaya berkomitmen memberantas praktik pertaruhan online nan meresahkan masyarakat. Warga juga diimbau melapor melalui jasa 110 jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif dan kondusif.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·