Terancam Perang Lawan China, Negeri Ini Siaga Militer dan Rudal di Sini

Sedang Trending 52 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketegangan di Selat Taiwan mencapai titik didih baru. Militer Taiwan sekarang tengah bersiap menyambut potensi serangan mematikan dari militer China (PLA).

Skenario terburuk menyebut bahwa Kepulauan Penghu bakal menjadi titik kontak pertama sekaligus tembok terdepan jika invasi betul-betul meletus. Kepulauan Penghu adalah gugusan sekitar 90 pulau mini di Selat Taiwan, nan secara administratif berada di bawah Taipe.

Mengutip Reuters, Jumat (28/8/2026), ribuan pasukan Taiwan nan membentuk garnisun di Penghu secara intensif menggelar latihan tempur skala besar. Pejabat keamanan senior Taiwan dan master militer memprediksi gugusan strategis 90 pulau dan pulau mini tersebut bakal dihantam lebih dulu oleh gelombang awal invasi China.

"Hal itu memaksa PLA menyerang Penghu sebelum dapat menyerang Taiwan," tegas master militer dari Institut Pertahanan dan Kemanan Nasional Taiwan, Su Tzu-yun.

Ia memaparkan jika armada invasi China mencoba menerobos langsung ke pulau utama Taiwan tanpa menaklukkan Penghu, mereka bisa bernasib fatal. Pasukan China bakal terkena serangan rudal jarak jauh dari pulau tersebut. 

Sebelumnya, pada latihan militer tahunan Han Kuang 10 Agustus lalu, Komando Operasi Pesisir Angkatan Laut Taiwan untuk pertama kalinya mengirimkan kendaraan peluncur rudal canggih Hsiung Feng ke pantai-pantai Penghu guna operasi anti-kapal dan anti-pendaratan. Su membeberkan bahwa posisi pulau ini sangat vital dibandingkan pulau terluar lainnya seperti Kinmen dan Matsu nan letaknya terlalu dekat dengan China untuk bisa dijadikan jaringan pertahanan nan mumpuni.

"Pasukan Taiwan dapat menjebak kapal-kapal China nan menyerang dalam baku tembak rudal antara Kepulauan Penghu dan pulau utama Taiwan," papar Su.

Guna memperkuat daya gempurnya, Taiwan juga mulai mengandalkan teknologi pesawat tak berawak (UAV) nan dikerahkan selama latihan tersebut. Upaya militeris ini juga sejalan dengan program ketahanan penduduk sipil nan terus didorong secara agresif. Pemerintah Taiwan apalagi menargetkan sekitar 200.000 warganya di seluruh wilayah telah menyelesaikan training ketahanan pertahanan tahun ini.

"Kita absolut perlu mempunyai rasa krisis. Kepulauan Penghu pasti bakal menjadi salah satu tempat pertama nan diserang," pungkas Kepala Kota Huxi, Chen Chen-chung. 

Militer China Janjikan Penghancuran Total

Kesiapan Taiwan ini mendapat respons ancaman keras dari Kementerian Pertahanan China. Juru bicaranya, Jiang Bin, awal tahun ini mengecam bahwa rencana Taiwan untuk membentengi pulau-pulau tersebut semakin konyol dan delusi.

Ia memperingatkan bahwa Taipei bakal menghadapi penghancuran total jika terus memprovokasi perang. Namun, baik kementerian pertahanan Taiwan maupun Pentagon di pihak AS dilaporkan menolak untuk mengomentari rencana pertempuran ini secara terbuka.

"Presiden Xi Jinping telah memerintahkan PLA agar siap merebut pulau itu pada tahun 2027," ungkap para pejabat AS.

(tps/sef) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News