Tenant Tiongkok Dorong Penjualan Lahan Industri

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Tenant Tiongkok Dorong Penjualan Lahan Industri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan alias RUPST nan digelar di Club House Jakarta Garden City, Jakarta, Jumat (26/6).(Dok. Modernland Realty)

PT Modernland Realty Tbk (MDLN). memutuskan tidak membagikan dividen untuk tahun kitab 2025 meski perseroan sukses berbalik mencatat untung bersih Rp241,12 miliar. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan alias RUPST nan digelar di Club House Jakarta Garden City, Jakarta, Jumat (26/6).

Keputusan tidak membagikan dividen menjadi salah satu agenda krusial RUPST di tengah perbaikan keahlian perseroan. Modernland sebelumnya mencatat rugi tahun melangkah pada 2024, sebelum membukukan untung pada 2025. Perseroan menyebut perbaikan tersebut ditopang oleh peningkatan keahlian operasional, pertumbuhan penjualan, efisiensi, serta penguatan struktur keuangan.

Direktur PT Modernland Realty Tbk. Fetrizal Bobby Heryunda mengatakan pendapatan upaya perseroan pada 2025 mencapai Rp1,01 triliun. Adapun untung bersih tahun melangkah sebesar Rp241,12 miliar, alias berbalik positif dibandingkan rugi tahun melangkah pada tahun sebelumnya.

"Dari sisi pemasaran, Modernland membukukan marketing sales Rp1,65 triliun sepanjang 2025, naik 49,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya," ungkap Fetrizal, Jumat (26/6).

Direktur PT Modernland Realty Tbk. Pascall Wilson mengatakan segmen area industri menjadi penyumbang terbesar, ialah 45 persen dari total penjualan. Segmen residensial menyusul dengan kontribusi 43,94 persen, sementara sisanya berasal dari hospitality and other.

Kinerja area industri perseroan terutama ditopang oleh penjualan di Modern Industrial Estate Cikande. Perseroan menyebut jumlah tenant di area tersebut didominasi perusahaan asal Tiongkok. Masuknya tenant industri ini dinilai mencerminkan meningkatnya minat penanammodal terhadap area industri perseroan.

Sementara pada segmen residensial, proyek Florence Village di Jakarta Garden City menjadi salah satu kontributor utama penjualan Modernland sepanjang 2025. Perseroan menyatakan proyek tersebut mendapat respons positif dari pasar.

RUPST juga menyetujui perubahan susunan direksi. Pemegang saham menerima pengunduran diri Sami Veikko Tapio Miettinen dari kedudukan Direktur Perseroan dan mengangkat Nabit Musavi sebagai Direktur baru. Dengan perubahan ini, susunan dewan Modernland hingga penutupan RUPST 2031 terdiri atas William Honoris sebagai Direktur Utama, serta Fetrizal Bobby Heryunda, Pascall Wilson, dan Nabit Musavi sebagai direktur.

Adapun susunan Dewan Komisaris terdiri atas Dharma Mitra sebagai Komisaris Utama, Herman dan Yustinus Saleh sebagai komisaris, serta Robert Tumedia dan Iwan Suryawijaya sebagai komisaris independen. Pemegang saham juga menetapkan kembali masa kedudukan seluruh personil Direksi dan Dewan Komisaris sampai dengan penutupan RUPST 2031.

Memasuki 2026, perseroan menyatakan bakal konsentrasi pada optimasi produk residensial nan sudah ada, penyelesaian pembangunan dan serah terima unit, serta pemanfaatan kesempatan pertumbuhan pada segmen area industri dan aset strategis lainnya.

Namun, keahlian awal tahun menunjukkan perseroan tetap menghadapi tantangan pasar. Hingga 31 Maret 2026, Modernland mencatat marketing sales Rp209,7 miliar. Perseroan menyebut segmen residensial tetap menjadi kontributor terbesar pada kuartal pertama 2026, disusul segmen industrial, hospitality, dan lainnya.

Manajemen menyatakan kondisi geopolitik dunia dan sentimen investasi nan lebih berhati-hati tetap memengaruhi pasar. Karena itu, perseroan bakal menjalankan pengembangan upaya dan inisiatif pemasaran secara selektif.

Dalam RUPST nan sama, pemegang saham menyerahkan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menentukan remunerasi Direksi dan Komisaris tanpa kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pemegang saham juga menyetujui penunjukan kembali Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan sebagai auditor independen untuk tahun kitab 2026. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia