Niko Prayoga
, Jurnalis-Jum'at, 15 Mei 2026 |09:03 WIB

Tenang, Risiko Penularan Malaria Monyet di Perkotaan Sangat Rendah (Foto: Freepik)
JAKARTA - Kasus Malaria Knowlesi alias nan dikenal sebagai malaria monyet belakangan menjadi perhatian publik. Namun, masyarakat perkotaan diminta tidak panik lantaran akibat penularan penyakit tersebut di wilayah kota disebut sangat rendah.
Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Inke Nadia Diniyanti Lubis mengungkapkan bahwa akibat penularan penyakit Malaria Knowlesi alias nan berkawan dikenal sebagai malaria monyet sangat rendah di wilayah perkotaan.
Hal itu diungkapkan dr. Inke dalam media briefing “Mengenal Monkey Malaria” nan dilaksanakan secara daring. Dalam kesempatan itu, dia mengatakan bahwa akibat penularan Malaria Knowlesi di perkotaan sangat rendah.
“Jadi, untuk di wilayah perkotaan sebetulnya risikonya sangat rendah dikarenakan, tadi untuk di wilayah perkotaan meskipun keranya mungkin ada, dan monyet ini kan sebetulnya tidak kita obati, jadi sebagian besar monyet ini memang sudah terinfeksi, namun lantaran mereka sudah bolak-balik terpapar, mereka tidak mengalami indikasi seperti pada manusia,” kata dr. Inke.
Terlebih, di perkotaan tidak terdapat jenis nyamuk Anopheles nan menjadi vektor alias pembawa parasit Plasmodium knowlesi nan menginfeksi monyet dan kemudian ditularkan kepada manusia.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin women lainnya
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·