Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Presiden RI Ke - 10 dan ke - 12, Jusuf Kalla, di Istana Negara, Kamis (11/6/2026). JK terlihat didampingi putranya Solihin Kalla, nan disambut oleh Sekrtaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Usai memasuki pintu Istana, Prabowo langsung membujuk keduanya untuk berbincang di meja bundar. "Di sini aja," kata Prabowo.
Pertemuan antara Presiden Prabowo dan JK usai pada pukul 15.27 WIB. Jusuf Kalla dan Solihin Kalla berbareng Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi langsung memberikan keterangan pers.
"Kami berdiskusi, berbincang lama dengan bapak presiden, didampingi juga oleh pak Sesneg dan pak Seskab," kata Jusuf Kall.
Dalam kesempatan itu, Jusuf Kalla mengatakan perihal nan dibahas mengenai peningkatan keahlian daya di Indonesia alias rencana swasembada energi.
"Kita sudah membangun 1.500 megawatt PLTA, ini kita siap membangun 2.000 megawatt, termasuk juga PLTG (Pembangkit Listrik Tenaga Gas)," kata Jusuf Kalla.
Menurutnya, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 5% - 8% itu butuh daya luar biasa banyaknya.
"Tanpa daya itu kita susah untuk meningkatkan itu. Karena itu bapak presiden setuju untuk segera kita bangun daya nasional khususnya green energy untuk menjadi bagian daripada pembangunan nasional untuk mendukung pertumbuhan ekonomi seperti nan disampaikan presiden sampai 8%," kata Jusuf Kalla.
Dalam kesempatan itu, Jusuf Kalla juga membicarakan perihal perdamaian dengan presiden. Khususnya rumor nan terjadi di negara Thailand, Afghanistan, dan Pakistan.
(pgr/pgr)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·