Teknologi Digital Dukung Ketepatan Waktu Operasional Penerbangan

Sedang Trending 45 menit yang lalu
Teknologi Digital Dukung Ketepatan Waktu Operasional Penerbangan Ilustrasi(Dok Pelita Air)

PEMANFAATAN teknologi digital menjadi salah satu bagian dalam pengelolaan operasional penerbangan, termasuk untuk mendukung ketepatan waktu. Sistem digital dapat digunakan untuk mengintegrasikan info dan info penerbangan, sehingga proses pemantauan operasional dan pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih terukur.

Penerapan digitalisasi operasional tersebut  menjadi bagian dari upaya Pelita Air dalam menjaga ketepatan waktu penerbangan. Pada 2026, Pelita Air meraih penghargaan sebagai Badan Usaha Angkutan Udara dengan On-Time Performance (OTP) Terbaik Tahun 2026 dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan.

Penghargaan tersebut diterima Direktur Utama Pelita Air Faik Fahmi dalam aktivitas Aviation Award 2026 di Bogor, Rabu (2/9), nan merupakan bagian dari Rapat Koordinasi Inspektur Penerbangan Bidang Angkutan Udara Tahun 2026.

“Bagi kami, tepat waktu berfaedah menghargai waktu dan kepercayaan pelanggan. Dalam menjaga ketepatan waktu memerlukan kerjasama seluruh komponen operasional, didukung proses kerja nan disiplin dan pemanfaatan teknologi nan tepat,” ujar Faik dalam keterangan resminya.

Dalam mendukung operasional penerbangan, Pelita Air juga menggunakan teknologi OnTimeX, nan dikembangkan melalui kerjasama tim operasional perusahaan. Teknologi tersebut digunakan untuk mengintegrasikan sejumlah aspek dalam proses operasional penerbangan, termasuk keselamatan, keberlanjutan, dan efisiensi.

“Teknologi ini membantu tim operasional dalam mengelola beragam info dan info penerbangan secara digital, sehingga proses pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan lebih sigap dan akurat,” jelas Faik.

OnTimeX merupakan pengembangan dari inisiatif paperless cockpit dan digitalisasi operasional nan telah dijalankan Pelita Air sejak 2023. Inisiatif tersebut disebut telah mendapat pengakuan dari Airbus melalui anak usahanya, NavBlue, serta Pertamina dalam arena Annual Pertamina Quality Award 2026.

Digitalisasi operasional diterapkan pada 16 pesawat Airbus A320 nan dioperasikan Pelita Air. Perusahaan menyebut penerapan tersebut mengurangi penggunaan kertas hingga lebih dari 1,2 ton per tahun. Sejumlah info operasional dan teknis penerbangan nan sebelumnya diproses secara manual sekarang dikelola secara digital dan otomatis.

Menurut perusahaan, digitalisasi tersebut tidak hanya berangkaian dengan efisiensi proses kerja, tetapi juga ditujukan untuk mengurangi potensi kesalahan pada tahap pre-flight dan mendukung ketepatan waktu penerbangan.

“Ke depan, kami bakal terus memperkuat kualitas operasional, dan memanfaatkan teknologi untuk menghadirkan pengalaman perjalanan nan semakin aman, nyaman, andal, dan tepat waktu,” tutup Faik. (E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia