Teknologi AI Robo Advisor Bantu Investor Kripto

Sedang Trending 7 jam yang lalu
Teknologi AI Robo Advisor Bantu Investor Kripto (MI)

PERUSAHAAN teknologi prasarana AI, PT Pandawa Sakti Digital (WinX), menjalin kerjasama strategis dengan platform pertukaran aset mata uang digital Reku (PT Rekeningku Dotcom Indonesia). Kerja sama ini untuk mempersiapkan uji coba pemanfaatan teknologi AI Robo Advisor dalam ekosistem perdagangan aset finansial digital di Indonesia.

Prosesi penandatanganan dilakukan di sela-sela rangkaian aktivitas Coinfest Asia 2026 di Bali, akhir pekan lalu. Langkah ini menjadi injakan awal bagi kedua perusahaan untuk mengeksplorasi peran kepintaran buatan (AI) dalam membantu penanammodal melakukan kajian pasar dan aktivitas perdagangan secara lebih presisi, khususnya pada produk derivatif aset mata uang digital nan mempunyai kompleksitas tinggi.

Dukungan Analisis dan Strategi Terukur

Teknologi AI Robo Advisor nan dikembangkan oleh WinX dirancang untuk memberikan support komprehensif bagi pengguna. Sistem ini bisa menganalisis kondisi pasar secara real-time, mengidentifikasi kesempatan perdagangan, serta membantu eksekusi transaksi berasas parameter strategi nan telah ditentukan sebelumnya.

Direktur Utama PT Pandawa Sakti Digital, Mikhail Hermawan, menyatakan bahwa kematangan industri aset digital nasional membuka ruang besar bagi integrasi AI ke dalam prasarana perdagangan. "Kebutuhan penanammodal terhadap teknologi nan bisa merespons dinamika pasar semakin besar. Melalui kerja sama dengan Reku, kami mau menguji efektivitas AI Robo Advisor dalam membantu pengambilan keputusan nan lebih terukur, terutama pada produk derivatif nan mempunyai akibat lebih tinggi," jelas Mikhail dalam keterangan tertulis, Rabu (26/8).

Pertumbuhan Investor Kripto Nasional

Urgensi penemuan teknologi ini sejalan dengan pesatnya pertumbuhan pasar mata uang digital di tanah air. Berdasarkan info Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Juni 2026, jumlah penanammodal aset mata uang digital di Indonesia telah menembus nomor 22,69 juta orang. Pada periode nan sama, nilai transaksi tercatat mencapai Rp28,58 triliun, alias tumbuh 24,20% dibandingkan bulan sebelumnya.

Saat ini, OJK memberikan izin kepada 26 pedagang aset finansial digital (PAKD). Besarnya pedoman penanammodal ini menuntut para pelaku industri untuk menghadirkan diferensiasi jasa melalui teknologi nan bisa meningkatkan pengalaman sekaligus keamanan pengguna.

Fokus Uji Coba: Tahap awal kerjasama bakal difokuskan pada closed testing (uji coba tertutup) untuk mengevaluasi performa teknologi, sistem pengelolaan risiko, serta kesiapan integrasi sistem ke dalam platform Reku.

Komitmen Kepatuhan dan Pengelolaan Risiko

Chief Compliance Officer Reku, Robby, menekankan bahwa eksplorasi AI ini bermaksud memberikan info dan kajian nan lebih mendalam bagi pengguna sebelum bertransaksi. Namun, dia memastikan bahwa aspek kepatuhan tetap menjadi prioritas utama.

"Kami bakal melakukan pengetesan terbatas terlebih dulu untuk memandang efektivitas teknologi dan pengalaman pengguna. Berbagai aspek teknis dan izin bakal dikaji secara mendalam sebelum fitur ini dikembangkan lebih lanjut untuk publik," ungkap Robby.

Mikhail Hermawan menambahkan bahwa Indonesia mempunyai potensi untuk menjadi pemimpin pasar aset digital di kawasan. "Kami berambisi kerjasama ini menjadi langkah nyata dalam membangun prasarana perdagangan aset finansial digital nan inovatif dan kompetitif, dengan tetap mengedepankan perlindungan serta kepentingan pengguna," tutupnya. (I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia