Binti Mufarida
, Jurnalis-Minggu, 25 Oktober 2026 |07:35 WIB

Modifikasi Cuaca (foto: dok BMKG)
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berbareng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta pada 21–25 Oktober 2026. Operasi ini bermaksud membantu menurunkan polusi udara nan berpotensi mengganggu penyelenggaraan beragam aktivitas nan diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa OMC merupakan bagian dari penguatan sinergi antara BMKG dan Pemprov DKI Jakarta dalam upaya mitigasi musibah hidrometeorologi serta pemantauan dan pengendalian pencemaran udara. Informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika diperlukan untuk mendukung pengambilan keputusan serta penanganan beragam persoalan lingkungan perkotaan.
“Khusus dalam aspek kualitas udara, BMKG dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta telah melakukan pertukaran info mengenai parameter meteorologi dan kualitas udara,” ungkap Faisal, Minggu (25/10/2026).
Saat ini, pemantauan dan kajian kualitas udara, termasuk info terkini mengenai PM2.5 serta prediksi hingga tiga hari ke depan, semakin mudah diakses masyarakat melalui aplikasi JAKI. Ke depan, penguatan sistem peringatan awal kualitas udara diupayakan dapat mendukung komunikasi akibat dan tindakan awal masyarakat, terutama golongan rentan.
Sementara itu, Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, menjelaskan bahwa penyelenggaraan OMC kudu berdasarkan kajian meteorologis, kondisi atmosfer, serta kebutuhan operasional. Dengan demikian, OMC diharapkan dapat membantu mendukung mitigasi polusi udara di wilayah Jakarta dan sekitarnya melalui intervensi terhadap awan untuk memicu hujan.
“Hujan berpotensi membantu membersihkan sebagian partikel pencemar dari atmosfer, meskipun efektivitasnya berjuntai pada kondisi cuaca dan karakter pencemar. Upaya ini juga diharapkan dapat mendukung terciptanya kondisi lingkungan nan lebih nyaman di tengah suhu udara nan panas,” tutur Seto.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·