Tekan Biaya-Emisi, Emiten MDLA Gunakan Kendaraan Listrik untuk Operasional

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilustrasi pengisian daya mobil listrik. Foto: Owlie Productions/Shutterstock

Emiten farmasi, PT Medela Potentia Tbk (MDLA) melalui entitas anak PT Anugrah Argon Medica (AAM), melakukan beragam strategi untuk efisiensi logistik, menekan biaya operasional, hingga menuju sistem operasional nan lebih rendah emisi dan berkelanjutan. Salah satunya dengan menggunakan kendaraan listrik dalam operasional perseroan.

Direktur Utama PT Medela Potentia Tbk, Juliwaty, mengatakan perihal tersebut sebagai bagian dari transformasi jangka panjang perusahaan dalam membangun sistem pengedaran nan lebih adaptif, efisien, dan berkelanjutan.

“Penggunaan kendaraan listrik tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat kesiapan kami dalam menghadirkan jasa pengedaran nan cepat, tepat, dan kondusif di tengah dinamika kebutuhan pasar. Ini merupakan bagian dari upaya kami mengintegrasikan penemuan secara menyeluruh dalam operasional,” ujar Juliwaty dalam keterangannya, Jumat (5/6).

Hingga 2025, AAM telah mengoperasikan 106 unit motor listrik di 15 bagian nan tersebar di 13 kota. Pengembangan ke kendaraan roda empat dinilai turut memperkuat sistem pengedaran berbasis efisiensi energi, sekaligus memperluas akibat operasional rendah emisi.

Direktur Utama PT Medela Potentia Tbk, Juliwaty, saat menyerahkan mobil listrik ke Kantor Cabang AAM Jakarta 2. Foto: MDLA.

Sementara itu, AAM juga melakukan optimasi rute distribusi, penguatan prasarana pendukung, serta peningkatan kapabilitas sumber daya manusia. Hal ini sebagai satu kesatuan sistem nan mendorong efisiensi sekaligus menjaga kualitas layanan.

Direktur PT AAM, Budi Lim, memastikan perusahaan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan upaya dan tanggung jawab lingkungan sebagai bagian dari strategi jangka panjang.

“Ke depan, kami bakal terus mengembangkan penemuan operasional nan tidak hanya mendorong keahlian bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Pada 2025, PT Medela Potentia Tbk (MDLA) dan entitas anak tercatat telah menurunkan intensitas emisi gas rumah kaca sebesar 20 persen dari baseline, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan praktik upaya nan bertanggung jawab.

"Ke depan, PT AAM bakal terus memperluas penerapan dekarbonisasi operasional sebagai bagian dari penguatan sistem pengedaran nan lebih efisien, adaptif, dan berkelanjutan, sekaligus mempertegas perannya dalam mendorong praktik pengedaran nan lebih bertanggung jawab di industri jasa kesehatan," jelasnya.

PT Medela Potentia Tbk (MDLA) membukukan untung periode melangkah sebesar Rp 119,32 miliar alias tumbuh 7,4 persen secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan ini ditopang oleh penjualan farmasi nan mencapai Rp 3,26 triliun pada tiga bulan pertama tahun ini.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan