Profil Silmy Karim, Wamen Imipas Serahkan Diri Jadi Tersangka Korupsi

Sedang Trending 21 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai dugaan korupsi pengurusan izin tinggal penduduk negara asing (WNA) di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Barat.

Silmy menjadi sorotan usai menjadi pihak nan dicari KPK terkait rangkaian OTT di Imigrasi Jakarta Barat. Ia pun menyerahkan diri ke KPK pada Rabu (3/6) malam sekitar pukul 22.32 WIB didampingi sejumlah ajudan dan langsung menjalani pemeriksaan.

Silmy bukan sosok baru di pemerintahan maupun bumi korporasi. Pria kelahiran Tegal, Jawa Tengah, itu merupakan lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti angkatan 1992.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum masuk ke pemerintahan, Silmy berkarier selama lebih dari dua dasawarsa di beragam perusahaan nasional maupun multinasional.

Ia pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Krakatau Posco, Komisaris Utama PT Krakatau Nippon Steel Synergy, Komisaris PT GE Power Solution Indonesia, Komisaris Utama MAN Diesel & Turbo Indonesia, hingga Advisor PT Freeport Indonesia.

Silmy juga sempat menjadi Komisaris Independen Carrefour Indonesia sebelum dipercaya menjabat Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.

Kariernya di pemerintahan dimulai saat dilantik sebagai Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM pada Januari 2023.

Saat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terbentuk, Silmy kembali mendapat kepercayaan dengan ditunjuk sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2025, Silmy mempunyai total kekayaan bersih sebesar Rp234,59 miliar.

Jumlah tersebut berasal dari total aset senilai Rp243,59 miliar nan dikurangi utang sebesar Rp8,99 miliar.

Aset terbesar Silmy berasal dari tanah dan gedung senilai Rp184,02 miliar nan tersebar di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Selain itu, dia tercatat mempunyai kas dan setara kas senilai Rp31 miliar, kekayaan bergerak lainnya sebesar Rp11,39 miliar, surat berbobot Rp8,69 miliar, serta perangkat transportasi dan mesin senilai Rp8,47 miliar.

Dalam laporan tersebut, Silmy juga mempunyai sejumlah kendaraan koleksi, antara lain dua unit sepeda motor Harley-Davidson keluaran 1998 dan 2003.

Sementara untuk kendaraan roda empat, dia tercatat mempunyai Jeep CJ7 tahun 1988, Mercedes-Benz 280E tahun 1979, Toyota Land Cruiser tahun 1981, Jeep Wrangler tahun 1996, serta Mercedes-Benz G63 tahun 2022.

Dari seluruh koleksi kendaraan tersebut, Mercedes-Benz G63 menjadi aset kendaraan dengan nilai tertinggi, ialah sekitar Rp6 miliar.

(lau/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional