Layar berubah mencekam saat sosok Pertiwi, nan diperankan Putri Marino, menapakkan kaki kembali di tanah kelahirannya. Setelah 20 tahun menghilang, kepulangannya disambut tatapan penuh berprasangka dan vibe desanya nan seolah diam.
Kesan kuat itu nan pertama kali bisa ditangkap lewat teaser trailer movie terbaru sutradara Kamila Andini, Empat Musim Pertiwi, nan dirilis pada Rabu (19/8).
Visual dalam cuplikan singkat ini terasa padat dan sesak. Penonton diajak mengikuti gerak-gerik Pertiwi nan terus diawasi oleh mata-mata penduduk kampung.
Bahkan, dalam keheningan rumahnya sendiri, kedua orang tua Pertiwi memancarkan penolakan. Tidak ada kata selamat datang. Hanya ada ketegangan nan dibangun lewat sinematografi Batara Goempar.
Trailer ini seolah membisikkan rahasia besar lewat sinar dan bayangan. Ada kemarahan nan tertunda, kekecewaan nan membeku, dan kegetiran nan terpancar dari raut wajah Putri Marino.
Kembalinya Kamila Andini di bangku sutradara setelah kesuksesan Gadis Kretek memberikan agunan estetika kelas atas.
Film ini menjadi panggung reuni besar bagi jejeran kru di kembali layar serial fenomenal tersebut. Mulai dari penata busana Hagai Pakan, hingga kreasi produksi Dita Gambiro nan menghidupkan suasana penuh teka-teki. Segala unsur nampaknya bakal berpadu menciptakan satu lagi karya apik dari Kamila Andini.
Selain reuni Putri Marino dan Arya Saloka, kehadiran aktris legendaris Christine Hakim dan Hana Malasan menambah berat emosional movie ini, dari rumah produksi Forka Films.
Akankah Pertiwi mendapat penerimaan, alias justru dikubur selamanya oleh kecurigaan? Jawabannya bakal datang di bioskop pada 8 Oktober 2026 mendatang.
59 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·