Jakarta, CNN Indonesia --
Kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah Kamis (20/8) malam, tetap berkobar. Api dilaporkan berada dekat Gardu Induk PLN di Kecamatan Bulik, Lamandau.
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menyebut luas lahan dan rimba nan terbakar sekitar 30 alias 40 hektare.
"Tadi nyaris menyerang akomodasi vital negara, ialah gardu induk di Kabupaten Lamandau dan 4 titik sutet," kata Rizky dalam siaran dari letak kebakaran lewat akun Instagram pribadinya, @rikzy.mahodenk_, dikutip Jumat (21/8)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia memastikan api tidak sampai ke area Gardu Induk dan sutet.
"Semoga apinya sigap padam, gardu induk terpantau sudah aman, beberapa sutet juga alhamdulillah terpantau aman," kata Rizky dalam video nan diunggah di akun Instagram.
Rizky mengklaim api sudah mulai bisa dikendalikan. Pihaknya terus bersiaga memadamkan api nan terus berkobar lantaran hembusan angin.
"Ini areal nan terbakar adalah areal gambut, gambut lumayan dalam, dulu pernah digunakan ladang warga," ujarnya.
"Mari kita jaga lingkungan kita, tidak ada nan membakar dulu, kondisi dari pada alam kita lagi el nino," kata Rizky yang juga politikus Partai Gerindra.
Karhutla sedang terjadi di sejumlah wilayah di Kalimantan, salah satunya di wilayah Kalteng. Selain Lamandau, kebakaran juga merambah wilayah Kotawaringin Timur (Kotim), Kotawaringin Barat, dan Palangka Raya.
(fra/fra)
49 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·