Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, pihaknya juga mengamankan duit tunai ratusan juta dalam OTT nan dilakukan di Purwokerto pada Kamis (20/8/2026) itu.
"Adapun peralatan bukti nan diamankan di antaranya duit tunai sejumlah ratusan juta rupiah," kata Budi.
Budi mengatakan, OTT tersebut bermulai dari penyelidikan tertutup. Dalam operasi, interogator mengamankan 14 orang, terdiri atas 12 orang di wilayah Purwokerto dan dua orang di Jakarta.
"Dalam peristiwa ini, tim mengamankan empat belas orang, ialah dua belas orang di wilayah Purwokerto dan dua orang di Jakarta, pada Kamis (20/8)," jelas Budi.
Dua orang nan diamankan di Jakarta langsung menjalani pemeriksaan intensif di Gedung KPK Merah Putih Jakarta. Sementara itu, 12 orang lainnya diperiksa di Polres Banyumas.
"Selanjutnya tujuh orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk permintaan keterangan lebih lanjut," ungkap Budi.
Dengan demikian, hingga saat ini sebanyak sembilan orang tengah menjalani pemeriksaan di Jakarta.
KPK menyayangkan dugaan korupsi nan terjadi di lingkungan pendidikan. Menurut Budi, lembaga pendidikan semestinya tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk membentuk nilai dan karakter.
"Dugaan korupsi terjadi saat proses awal, proses penerimaan. Artinya, transaksional sudah terjadi saat mahasiswa baru membuka gerbang masuk kampus. Gerbang nan semestinya menjadi gapura cita-cita dan masa depan bangsa," tutur Budi.
52 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·