Berikut Tata Cara Sholat Hajat(magnifik)
SHOLAT Hajat adalah sholat sunnah nan dikerjakan seorang Muslim untuk memohon pertolongan, kemudahan, dan terkabulnya suatu keperluan kepada Allah SWT.
Sholat ini umumnya dikerjakan dua rakaat, kemudian dilanjutkan dengan angan untuk menyampaikan rencana alias kebutuhan kepada Allah SWT.
Berikut Niat Sholat Hajat
Bacaan Arab
أُصَلِّي سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Bacaan Latin
Ushallī sunnatal-ḥājati rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.
Artinya
“Aku niat sholat sunnah rencana dua rakaat lantaran Allah Ta'ala.”
Tata Cara Sholat Hajat
1. Niat Sholat Hajat
Niatkan dalam hati untuk melaksanakan sholat sunnah rencana lantaran Allah SWT.
2. Takbiratul ihram
Berdiri menghadap kiblat, kemudian melakukan takbiratul ihram sembari membaca Allahu akbar.
3. Membaca angan iftitah
Setelah takbiratul ihram, membaca angan iftitah, kemudian dilanjutkan dengan Surat Al-Fatihah dan surat pendek alias ayat Al-Qur'an nan dikuasai.
4. Rukuk
Setelah membaca surat, lakukan rukuk dan membaca tasbih rukuk.
5. Iktidal
Bangkit dari rukuk hingga berdiri tegak, kemudian membaca referensi iktidal.
6. Sujud pertama
Lakukan sujud dan membaca tasbih sujud.
7. Duduk di antara dua sujud
Duduk sejenak dan membaca angan di antara dua sujud.
8. Sujud kedua
Lakukan sujud kedua seperti pada rakaat pertama.
9. Berdiri untuk rakaat kedua
Lakukan rakaat kedua dengan urutan seperti rakaat pertama, mulai dari membaca Al-Fatihah dan surat pendek, kemudian rukuk, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua.
10. Tasyahud akhir
Setelah sujud kedua pada rakaat kedua, duduk untuk membaca tasyahud akhir dan shalawat Nabi.
11. Salam
Akhiri sholat dengan salam ke kanan dan ke kiri.
12. Berdoa setelah sholat
Setelah selesai sholat, berdoalah kepada Allah SWT untuk menyampaikan rencana alias kebutuhan nan diinginkan. Hajat dapat disampaikan dengan bahasa Arab maupun bahasa nan dipahami.
Doa Sholat Hajat
Bacaan Arab
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ الْحَلِيمُ الْكَرِيمُ، سُبْحَانَ اللَّهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، أَسْأَلُكَ مُوجِبَاتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ، وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلَّا قَضَيْتَهَا، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Bacaan Latin
Lā ilāha illallāhul-ḥalīmul-karīm, subḥānallāhi rabbil-‘arsyil-‘aẓīm, al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn. As’aluka mujibāti raḥmatika, wa ‘azā’ima maghfiratika, wal-ghanīmata min kulli birrin, was-salāmata min kulli itsmin. Lā tada‘ lī dzanban illā ghafartahu, wa lā hamman illā farrajtahu, wa lā ḥājatan hiya laka riḍan illā qaḍaitahā, yā arḥamar-rāḥimīn.
Artinya
“Tiada Tuhan selain Allah nan Maha Penyantun lagi Maha Pemurah. Mahasuci Allah, Tuhan pemilik Arsy nan agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam. Aku memohon kepada-Mu hal-hal nan mendatangkan rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, memperoleh segala kebaikan, dan keselamatan dari segala dosa. Janganlah Engkau biarkan satu dosa pun dariku selain Engkau mengampuninya, tidak pula satu kesusahan selain Engkau melapangkannya, dan tidak pula suatu kebutuhan nan Engkau ridai selain Engkau memenuhinya. Wahai Zat nan Maha Penyayang di antara para penyayang.”
Tata langkah sholat rencana mempunyai beberapa perbedaan dalam penjelasan ustadz mengenai jumlah rakaat dan angan unik setelahnya. nan paling umum diamalkan adalah dua rakaat, kemudian bermohon memohon pertolongan dan dikabulkannya rencana kepada Allah SWT. (Z-4)
Sumber: zalora, rumahzakat
English (US) ·
Indonesian (ID) ·